Ponorogo-harianjatim.com. Bertajuk “Implementasi Nilai-nilai Budaya Sebagai Karakter Anggota Dalam Berorganisasi”, UKM Paguyuban Seni Reyog Mahasiswa Watoe Dhakon Institut Agama Islam Negeri Ponorogo menggelar Diklat dan Pengukuhan Anggota di Balai Desa Wates, Jenangan Ponorogo, Sabtu (24/09/2022).

Materi yang diberikan dalam diklat ini sangat beragam. Mulai dari manajemen dan administrasi organisasi, wawasan Seni Reyog, kepenarian, karawitan, hingga pengetahuan kostum dan make up.

Arjun Abdul Azis, Ketua UKM PSRM Watoe Dhakon mengungkapkan kegiatan yang diselenggarakan selama 3 hari ini selain sebagai gerbang utama untuk mengikuti atau berproses di UKM PSRM Watoe Dhakon.
“Kegiatan ini juga bertujuan untuk menumbuhkan semangat calon anggota dalam berbudaya sehingga mampu mengembangan berbagai potensi yang dimiliki. Tidak hanya belajar soal seni, namun juga paham akan manajemen organisasi dan administrasi,” jelasnya.

Sementara itu Budayawan Ponorogo, KRAT Gondo Puspito Hadinagoro berharap, dengan adanya Diklat ini para anggota baru PSRM Watoe Dhakon mampu untuk memahami nilai-nilai yang terkandung dalam kesenian Reyog.
“Semoga dengan adanya diklat ini para anggota baru mampu memahami sejarah hingga nilai yang terkandung dalam kesenian Reyog. Memayu Jagad Kawuryan, merupakan salah satu konsep edukasi dengan pemahaman sejarah agar mereka mampu melestarikan dan mengembangkan kesenian Reyog secara turun temurun tanpa meninggalkan pesan yang terkandung didalam kesenian adiluhung ini,” jelasnya.


