Probolinggo, Harianjatim.com – Ahmad Fauzan Wahyudianto (25), sosok ketua karang taruna yang berhasil terpilih sebagai anggota Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) Kecamatan Kraksaan Kabupaten Probolinggo, pada Pemilu 2024 mendatang.
Fauzan sapaan akrabnya lahir di Probolinggo pada 10 November 1997 itu, gemar berorganisasi dengan dibuktikan saat ini menjabat sebagai ketua Karang Taruna Akar Muda Desa Alassumur Kulon Kecamatan Kraksaan.
Semasa mengenyam pendidikan di bangku kuliah, Fauzan juga mengikuti organisasi Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) dan pernah menjabat sebagai Wasekum Penelitian Pengembangan dan Pembinaan Anggota (PPPA) Komisariat Nusantara Cabang Probolinggo. Selain itu, Fauzan juga aktif sebagai pengurus Dewan Mahasiswa (Dema) Fakultas Ekonomi semasa berkuliah di Universitas Panca Marga Probolinggo. Selain itu, dia juga pernah aktif sebagai pengurus ranting Anshor Desa Alassumur Kulon.
Dengan berorganisasi menurut Fauzan dapat memicu kreativitas, karena dalam organisasi tidak bisa dihindari untuk kelangsungan hidup yang memungkinkan untuk berkembang, berevolusi, bahkan berinovasi.

Memilih bergabung menjadi penyelenggara Pemilu, menurutnya menjadi penyelenggara memiliki peran penting dalam meningkatkan kualitas demokrasi dan kepemiluan di Indonesia, khususnya di Probolinggo, tentunya harus mengacu kepada regulasi dan etika organisasional yang telah ditetapkan.
“Penting mengupayakan dengan sungguh-sungguh lembaga penyelenggara pemilu yang kredibel. Tentunya dimulai dari individu-individu di dalamnya. Mulai dari diri sendiri, saat ini dan di sini,” katanya.
Dikatakannya, dalam menjalankan tugas, setiap penyelenggara pemilu harus menjaga integritas dan netralitasnya agar kepercayaan masyarakat tetap terjaga. Tak kalah penting untuk diingat lanjut dia, bahwa setiap penyelenggara pemilu, harus mentaati regulasi dan kode etik. Selain itu, harus senantiasa menjaga netralitas sebagai penyelenggara.
“Penyelenggara pemilu itu adalah lokomotif demokrasi yang harus profesional dan proporsional, dan saya wajib hukumnya untuk lakukan hal tersebut,” tegasnya.
Tidak hanya itu, pemuda yang memiliki motto Yakin Usaha Sampai itu juga mengharapkan, seluruh stekholder terkait bisa menjalin komunikasi yang baik sehingga seluruh tahapan Pemilu bisa dilaksanakan dengan lancar. “Jangan sampai saluran informasi dan komunikasi tersumbat sehingga pekerjaan yang akan dilaksanakan jadi tertunda,” pungkasnya. (tfq)


