Fakta Kapal Berbendera Finlandia, Mesin Mati hingga Terseret Sampai Perairan Sumenep

  • Bagikan
Saat proses evakuasi Kapal Yacht Canace berbendera Filandia yang alami mati mesin dan terseret hingga peraitan Sumenep. (foto: ist)

Reporter: Junaidi

Sumenep-harianjatim.com. Kapal Yacht Canace berbendera Finlandia mengalami mati mesin dan terseret dari perairan Bawean hingga perairan pantai utara (Pantura) Kabupaten Sumenep, Jawa Timur.

“Kapal Yacht Canace berbendera Finlandia mengalami mesin mati dan terhanyut dari perairan Bawean hingga Pantura Kabupaten Sumenep,” kata Kasi Humas Polres Sumenep, AKP Widiarti,

Peristiwa tersebut berawal dari petugas Basarnas Sumenep mendapatkan informasi jika terdapat Kapal Yacht Canace berbendera Finlandia alami mati mesin dari perairan Bawean, Kabupaten Gersik Minggu, 29 Januari 2023.

Setelah dilakukan penelusuran, kapal yang diawaki 2 warga Finlandia itu ditemukan berada di titik kordinat Lat Long: -6.49242515 114.39319633 DMS: 6° 29′ 32.73” S | 114° 23′ 35.51” E UTM: 211678.372E 9281619.167N 50M MGRS: 50MKT 11678 81619 EPSG:4326: 114.39319633 -6.49242515. Dua awak kapal itu bernama Hanna Maria Niem dan Veikko Hautanen.

“Kapal itu mengalami mati mesin pada 27 Januari 2023 di Perairan Pulau Bawean Kabupaten Gresik,” jelas dia.

Keesokan harinya, pada Sabtu, 28 Januari 2023 kata Widi KN. SAR Permadi melakukan pertolongan SAR dengan cara Towing di timur Pulau Bawean. Namun upaya yang dilakukan gagal karena cuaca yang kurang mendukung.

Kemudian pada Minggu, 29 Januari 2023 kapal tersebut terombang ambing hingga ke Perairan Pantura Madura dan berusaha tetap berkomunikasi dengan Kansar Surabaya setiap dua jam sekali.

Hasil komunikasi melalui telepon satelit berusaha membentangkan layar kapal agar bisa mencapai daratan di wilayah perairan Sumenep. Namun gagal karena minimnya hembusan angin.

Setelah itu sekitar pukul 12.55 Wib Basarnas Sumenep menginformasikan kepada Satpolairud Polres Sumenep dan Personel Sat Airud melakukan pemetaan perairan Pantura Sumenep dan meminta bantuan komunikasi. Hasil penelusuran posisi kapal itu berada di koordinat 6° 29′ 32.73” S – 114° 23′ 35.51” E atau 33 mill laut sebelah utara dari daratan Pulau Giliyang Kecamatan Dungkek, Sumenep.

Baru sekitar pukul 14.10 Wib KN. SAR Permadi berhasil menemukan Kapal YACHT dan selanjutnya dilakukan Towing menuju Pelabuhan Kalianget Sumenep. “Dalam diperjalanan bertemu KRI Sultan Iskandar Muda dan dilakukan pengawalan,” jelas Widi.

Kapal tersebut lanjut Widi baru sandar di Pelabuhan milik PT Garam Kalianget, Sumenep sekitar pukul 01.25 Wib pada Senin, 30 Januari 2023. “Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini, hanya mesin yang mati,” tegas Widi.


Baca Juga : Kembali Dibuka, Besok KM DBS III Mulai Layani Trayek Tol Laut Kepulauan Sumenep

Ikuti informasi terkini melalui harianjatim.com.

(jd/red)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

banner 728x90
Verified by MonsterInsights
For websites and social media. Booking todo incluido ofertas al caribe.