Reporter: harianjatim
Sumenep-harianjatim.com. Setelah tokoh masyarakat, kini giliran Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) H. Mustafid dilakukan pencocokan dan penelitian (Coklit). Proses coklit dilakukan dalam rangka pemutakhiran data pemilih untuk Pemilihan Umun tahun 2024.
Pantarlih mendatangi rumah H. Mustfafid di Desa Guluk-guluk didampingi oleh Anggota PPK dan Panwaslu Desa Kecamatan Guluk-guluk. Saat itu Pantarlih datang dengan penampilan ala santri, yakni mengenakan sarung dan mengenakan atribut lengkap.
Meski pada Pimpinan KPU, Pantarlih tampak tidak canggung meminta dokumen pribadi berupa Kartu Keluarga (KK) dan kartu tanda penduduk elektronik (KTP). Saag itu juga Mustafid langsung memberikan data diri sesuai yang diminta Pantarlih.
Komisioner KPU Sumenep Mustafid berpesan agar bekerja dengan penuh kesabaran dan ikhlas serta saat mencocokkan data calon pemilih dengan hati-hati.
“Bekerja dengan profesional, integritas dan sepenuh hati. Karena data pemilih yang dilakukan oleh Pantarlih itu harus akurat,” pesan dia.
Menurut dia, masyarakat juga menerima dengan lapang hati kedatangan Pantarlih dan memeberikan data diminta. Karena itu sifatnya hanya dicocokkan.
Petugas Pantarlih katanya, harus memastikan bertemu dengan pemilih dan melakukan coklit. Petugas melakukan coklit dengan mencocokan data nama, alamat dan nomor induk kependudukan (NIK) berdasarkan Kartu Tanda Penduduk (KTP) dan Kartu Keluarga (KK).
“Didatangi rumah warga dan cocokkan dengan KTP dan KK,” katanya.
Sementara itu Anggota PPK Guluk-guluk Imam Hanafi mengatakan bahwa Pantarlih pada Pemilu 2024 adalah ujung tombak dalam pemutakhiran dan penyusunan daftar pemilih.
“Saya berharap teman-teman Pantarlih dapat menyelenggarakan tugas dengan sebaik-baiknya,” katanya.
Untuk diketahui, tahapan coklit dimulai sejak 12 Februari hingga Maret 2023. Pantarlih akan mendatangi rumah-rumah warga untuk mencocokkan data calon pemilih pada Pemili 2024..
Baca Juga : KPU Sumenep Dampingi Petugas Pantarlih Lakukan Coklit di Rumah Sekda Edy Rasiyadi
Ikuti informasi terkini melalui harianjatim.com.
(jd/red)


