Fisik Motorik Kasar Mendukung Tumbuh Kembang Kecerdasan Anak Usia Dini

  • Bagikan

Oleh : Husnul Khotimah, S.Pd.(TK aba 2. Bojonegoro)

Kecerdasan manusia adalah kombinasi dari berbagai kemampuan umum dan spesifik. Teori ini berbeda dengan konsep kecerdasan IQ yang hanya melibatkan kemampuan bahasa, logika matematika, dan spasial. Menurut Gardner ada 9 aspek kecerdasan dan indikatornya berpotensi untuk dikembangkan oleh setiap anak yang lahir tanpa disertai oleh cacat fisik dan otaknya. Apa yang diungkap oleh Gardner bisa dijadikan pijakan awal bahwa pada dasarnya anak memiliki keunikan dan kecerdasannya masing-masing. Orang tua harus secara proporsional dan adil dalam memperlakukan anak-anaknya.

Perlakuan ini bermuara pada pola pendidikan yang ramah terhadap otak dan kemajemukan potensi yang dimiliki anak.
Sebagaimana sabda Rasulullah S.A.W Setiap anak terlahir dalam keadaan fitrah. Orang tuanya yang akan membuat dia yahudi, nasrani, dan majusi (H.R. Muslim).

Demikian sudah tersebut jelas di hadist bahwa peran orang tua sangat utama untuk perkembangan anak. Ada baiknya semenjak usia dini stimulasi-stimulasi harus terus diberikan orang tua adalah role model yang pertama apalagi seorang ibu adalah sekolah pertama bagi anaknya.

Perkembangan fisik sangat penting dipelajari, karena baik secara langsung maupun tidak langsung akan mempengaruhi perilaku anak sehari-hari. Perkembangan fisik anak kan menentukan keterampilan anak dalam bergerak, akan mempengaruhi juga bagaimana anak itu memandang dirinya sendiri dan bagaimana dia memandang orang lain.

Dalam perkembangannya, perkembangan motorik kasar berkembang lebih dulu daripada motorik halusnya, hal ini terjadi karena koordinasi mata dan tangan belum begitu optimal dibandingkan dengan gerakan yang mengandalkan. Otot besar, seperti misalnya anak akan memegang benda-benda yang ukurannya besar dari pada benda-benda berukuran kecil.

Perkembangan motorik kasar anak pada dasarnya akan meningkatkan kecerdasan salah satu cara untuk dapat meningkatkan kecerdasan anak adalah dengan menciptakan suasana keluarga dan kelas yang menyenangkan. Kegiatan yang bervariasi akan membantu mengurangi kebosanan pada anak. Tubuh ibu bisa menjadi mainan anak balitanya atau bahkan seorang guru rela bermain menirukan gerakan merangkak dan melompat untuk menstimulasi perkembangan anak didiknya.
Kegunaan aktivitas pengembangan motorik kasar adalah untuk mengembangkan kehalusan dan kelenturan, keefektifan gerak tubuh, meningkatkan orientasi ruang dan meningkatkan kedasaran tubuh.

Mari kita dukung gerakan anak-anak melompat, menggantung dengan cara memberi contoh dan mengawasi anak-anak saat di ruang terbuka permainan. Apalagi menghadapi generasi alfa yang sekarang banyak bermain gadget, maka kita sebagai pendidik atau orang tua, kita harus pandai-pandai mencarikan permainan olah tubuh atau bahkan kita bisa mengajarkan permainan-permainan tradisional supaya generasi sekarang banyak bergerak dan semakin menjadi generasi yang cerdas dan tangguh serta bermanfaat untuk sesama.

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

banner 728x90
Verified by MonsterInsights
Sei teil unseres ersten proffound treffens und schreibe geschichte !. punta cana : lujo, aventura y las playas más vibrantes. Create a self growing dr65+ ai blog with weekly content updates.