Reporter : Ponirin Mika
Probolinggo.HarianJatim.Com – Ribuan santri dan masyarakat mengikuti penutupan semarak ramadhan di Pondok Pesantren Nurul Jadid Paiton Probolinggo, Kamis (06/04/23).
Ketua panitia Rahmat Thayyib menyampaikan, penutupan semarak ramadhan saat ini dibersamakan dengan peringatan nuzulul qur’an agar mendapatkan berkah dan manfaat pada pelaksanaan kegiatan oleh santri selama lima hari.
“Kegiatan di bulan ramadhan kali sangat banyak. Diantaranya pengajian kitab, peminatan santri, dan beberapa lomba,” katanya.
Selanjutnya, Rahmat mengatakan, santri mengikuti Pesantren Nurul Jadid mengikuti kegiatan demi kegiatan dengan baik dan tertib.
“Selama pelaksanaan semarak ramadhan santri terhibur. Sebab tidak hanya mengikuti kegiatan bersifat keilmuan tapi juga kegiatan yang bersifat hiburan,” imbuhnya.
Sementara Pengasuh Pondok Pesantren Nurul Jadid KH. Moh. Zuhri Zaini menuturkan, penutupan semarak ramadhan dibarengkan dengan nuzul quran yang di hadiri para habaib ahbabul musthafa.
“Kita berharap pada acara malam ini mendapatkan berkah para habaib,” ucapnya.
Kiai Zuhri pun menambahkan, santri Nurul Jadid akan liburan ramadhan. Ia berharap agar santri tetap melaksanakan amalan-amalan yang baik selama bulan ramadhan.
“Ada beberapa kegiatan santri setelah pulang yang dikoordinir oleh FKS, tentu atas dasar arahan dan bimbingan dari Pembantu Pengurus Pondok Pesantren Nurul Jadid (P4NJ).
Ribuan warga yang hadir bersama habaib di harap agar mendo’akan para almarhumin agar mendapatkan kelapangan di alam barzakh.
” Kami mohon pada para habaib untuk mendoakan almarhumin-almarhumat agar dilapangkan oleh Allah SWT,” sambutnya.



