Reporter: Ahmad Fauzi
harianjatim.com-Tuban.Olimpiade Matematika & Al-Quran (OMATIQ) yang diselenggarakan oleh Yatim Mandiri mampu menumbuhkan jiwa kompetisi dan percaya diri anak yatim dhuafa. Wadah kreasi untuk mereka meningkatkan motivasi belajar. Hal tersebut, sejalan dengan visi Yatim Mandiri yang berkhidmat mengangkat harkat sosial kemanusiaan serta berorientasi memandirikan anak-anak yatim dhuafa Indonesia.Minggu (29/10/2023)
OMATIQ sudah berjalan sejak tahun 2016 dan menjadi olimpiade anak yatim terbesar yang pernah diadakan di Indonesia. Tahun 2023 OMATIQ kembali hadir, Tahun ini Yatim Mandiri Tuban menyelenggarakan di Kampus IIKNU yang dibuka langsung oleh bapak Karyo, S. Kep. Ns., M. Kep. MM selaku wakil Rektor 2
Kegiatan yang diikuti 84 anak sanggar genius, dan sanggar Al-Qur’an dari berbagai kecamatan di seluruh kabupaten Tuban dengan pilihan lomba matematika, Al-Qur’an dan PAI ini tidak hanya memenangkan perlombaan, tapi ada pelajaran dan pengalaman yang jauh lebih penting dari itu,” ucap Ahmad Burhan Farid Selaku Kepala Cabang Yatim Mandiri
Menurut Kepala Cabang Yatim Mandiri Tuban bahwa Kompetisi ini sukses terselenggara atas kolaborasi dengan relawan Kemandirian, BEM IIKNU serta guru sanggar genius dan Al-Qur’an, dan kami tak lupa mengucapkan terimakasih kepada semua pihak yang telah mendukung terselenggaranya acara ini
Diakhir Acara pihak Panitia mengumumkan Hasilnya yang menjadi Juara yaitu juara 01 lomba MTK ananda Shifa dari Gesikan, Juara 02 Silvia Rahma dari sanggar Pekuwon dan Juara 03 Jaya Nur saputra dari Kembangbilo.
Sedang untuk lomba Al-Qur’an nya Juara 01 Ahmad Andrian dan juara 02 Syarif Keduanya dari sanggar Beji Jenu, dan Juara 03 dari sanggar Gravila Pucangan. Adapun untuk lomba PAI juara satu nya ananda Ulul Albab, juara 02 Kanza Kamelia dari sanggar Kapu dan Juara 03 Rifdatul Wafia dari sanggar Beji Jenu.
( fa)


