Sudah jadi Tersangka, Ketum NBI Gus Lilur Desak Polri Segera Tahan Ketua KPK Firli Bahuri

  • Bagikan
Ketua NBI Khalilur R Abdullah Sahlawiy (Dok. Ist)


Surabaya – harianjatim.com
 HRM Khalilur R Abdullah Syahlawiy turut memberikan respon atas dugaan kasus korupsi yang melibatkan ketua nonaktif Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Firli Bahuri.

Pria yang akrab disapa Gus Lilur tersebut mendesak Polri agar segera menahan Firli Bahuri usai ditetapkannya Firli Bahuri sebagai tersangka atas kasus dugaan pemerasan kepada mantan Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo (SYL).

Dalam beberapa waktu terakhir, Firli bahkan dikabarkan sudah diperiksa oleh penyidik gabungan kepolisian.

Kepada awak media, Jumat (22/12), Gus Lilur mengungkapkan, bahwa kasus korupsi seharusnya bisa dilakukan secara lebih maksimal.

“Perlawanan pada korupsi mestinya dilakukan secara luar biasa karena korupsi adalah kejahatan luar biasa,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Gus Lilur menganggap, bahwa pihak kepolisian cenderung bersikap biasa saja dan terkesan ada penghormatan luar biasa oleh Polri terhadap Firli Bahuri.

Tak hanya itu, Gus Lilur menyebut, bahwa tidak dilakukannya penahanan seolah memberikan kesempatan Firli Bahuri untuk mengajukan pra peradilan atas penetapan tersangka dirinya, kendati pra peradilan Firli tersebut ditolak.

Selain itu, Gus Lilur juga menyoroti permintaan Firli Bahuri agar diperiksa di Mabes Polri dengan Polri menerima permintaan Firli Bahuri, padahal kasusnya ditangani Polda Metro Jaya.

Alih-alih ditahan, Firli Bahuri hingga kini tidak kunjung ditahan meskipun sudah jadi tersangka.

“Polri menghadapi Firli Bahuri secara biasa-biasa saja bahkan masih terkesan ada penghormatan luar biasa,” terangnya.

Oleh karenanya, pria yang baru saja menyabet gelar Tokoh Muda Nahdliyin Inspiratif 2023 versi Forkom Jurnalis Nahdliyin tersebut mendesak Polri segera menahan Firli Bahuri.

Hal tersebut lantaran, kata Gus Lilur, sejak KPK berdiri, ini pertama kalinya dalam sejarah KPK, ketuanya meminta diberi gratifikasi dengan kekerasan alias meminta suap dengan mengancam.

“Sungguh memilukan dan menista perlawanan pada korupsi,” tegasnya. 

Pengusaha muda ini berharap, penahanan Firli Bahuri bisa dijadikan pintu masuk pembenahan KPK, termasuk menata kembali semangat pemberantasan korupsi maupun mengembalikan para karyawan KPK yang tersingkir dan terbuang dari KPK, karena ulah Firli Bahuri.

“Novel Baswedan dan kawan-kawan harus dipulihkan namanya dan dikembalikan ke KPK. Penahanan Firli Bahuri harus dibarengi dengan pemulihan dan pengembalian Para Mantan Pegawai KPK yang ditampung di Mabes Polri,” tuturnya.

Gus Lilur meminta negara harus hadir untuk mengembalikan eks karyawan tersebut kembali ke KPK, karena terbuangnya mereka dari KPK diduga kuat merupakan skenario Firli Bahuri.

Karena itu, sekali lagi, Ketum NBI tersebut mendesak Polri demi asas keadilan segera menahan Firli Bahuri dan mengembalikan para pegawai KPK.

“Pegawai KPK yang ditampung Polri harus kembali ke KPK dan segera lakukan pemilihan Ketua KPK yang tidak terlibat Pembuangan Pegawai KPK,” pungkas Gus Lilur.

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

banner 728x90
Verified by MonsterInsights
earn money with martin. Booking todo incluido ofertas al caribe.