Reporter: Ponirin Mika
Probolinggo.HarianJatim.Com – Majelis Ulama Indonesia Kecamatan Paiton menggelar pertemuan dengan melibatkan pemerintah setempat guna membahas keikutsertaannya dalam mengawal pemilu damai yang akan di gelar 14 Pebruari mendatang.
Ketua MUI Paiton Zainul Arifin Adam menyampaikan bahwa sebagai warga negara yang baik kita wajib ikut mengawal pelaksanaan pemilu agar menjalan damai. Pasalnya, pemilu secara langsung ini sangat besar terjadi gesekan antara masyarakat yang memiliki dukungan yang berbeda.
“MUI Paiton mempunyai komitmen untuk ikut serta memberikan edukasi politik yang baik agar masyarakat tidak terbawa emosi berkait politik lima tahunan ini,” katanya.
Hal itu diungkapkan, usai mengadakan pertemuan pengurus MUI Paiton dan camat paiton. Jumat (2/01/24) di Kantor Pengurus Cabang Muhammadiyah Paiton, Probolinggo.
Kata Ustadz Zen begitu sapaan akrabnya, pertemuan ini tidak khusus membahas berkait pemilu, namun membahas pertemuan rutinan MUI Paiton dan pemerintah setempat.
“Kita butuh koordinasi dan konsolidasi untuk penguatan tugas MUI dengan semua pimpinan di Kecamatan Paiton,” imbuhnya.
Hal itu mendapatkan respon dari Camat Paiton KH. Imam Syafi’i, ia mengajak semua elemen terutama MUI Paiton ikut berpartisipasi untuk menciptakan pemilu damai.
“MUI Paiton harus mengawal umat dalam menghadapi pemilu nanti. Ini bentuk komitmen kita agar penyelenggaraan pemilu damai tercipta,” kata Imam Syafi’i yang sekaligus sebagai pengasuh Pondik Pesantren Istiqlal Kotaanyar, Probolinggo.
Pada pertemuan itu telah memutuskan akan dilaksanakannya pertemuan rutin untuk membahas persoalan umat.
“Problematika keumatan dan kebangsaan akan menjadi bahasan rutin MUI Paiton,” ungkap Zainul Arifin saat dihubungi reporter harianjatim.com usai rapat


