Reporter: Ryan
Pamekasan-harianjatim.com. Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Pamekasan, Jawa Timur melakukan klarifikasi terhadap lima kepala desa di wilayah itu.
Ketua Bawaslu Pamekasan, Sukma Umbara Tirta Firdaus mengatakan, lembaganya telah meminta keterangan kepada lima kepala desa.
“Kami mengapresiasi atas kooperatifnya para kades dan tim kuasa hukumnya,” kata Sukma, Sabtu,
Lima Kepala Desa yang dimintai keterangan itu diantaranya, Kades Lesong Daya, Ponjanan Timur, Bicorong, Sana Tengah, dan Kades Dempo Timur.
Mereka dimintai keterangan setelah video mereka viral. Dalam video yang beredar di media sosial, kelima kades tersebut diduga melakukan dukungan pada salah satu bakal pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Pamekasan pada Pilkada 2024.
“Kita mintai keterangan, hasilnya kita analisa, kemudian akan kita plenokan,” ungkap dia.
Rapat pleno itu akan dilakukan untuk menentukan apakah ada pelanggaran yang dilakukan atau tidak. ”Mohon bersabar. Sekarang, besok sampai Hari Senin,” uajr dia.
“Pada prinsipnya Kades harus netral,” tandanya.
Kuasa Hukum lima Kepala Desa Sapto Wahyono mengatakan, dirinya bersama kelima kliennya telah memenuhi panggilan Bawaslu untuk dimintai keterangan.
Menurut dia, kliennya dilakukan pemeriksaan di Kantor Bawaslu Pamekasan sekitar 2 jam. Setidaknya kata dia, kilennya dicecar sebanyak 20 pertanyaan, salah satunya mengenai motif dan juga yang lain.
Sapto menilai Bawaslu Kabupaten Pamekasan terkesan tergesa-gesa menyikapi persoalan tersebut. Bahkan dinilai terlalu dini, sebab saat ini menurut dia masih tahap pendaftaran bakal pasangan calon belum ada penetapan dan nomor urut paslon.
“Tapi kami mengapresiasi, Bawaslu ini melakukan langkah-langkah pencegahan. Karena kan di pengawasan ini ada pencegahan dan tindakan,” katanya.
Simak kabar terbaru melalui Google News HarianjatimCom.


