Tuban-Kemampuan menulis yang diikuti dengan kemampuan mendesain menjadi bekal yang menguntungkan di era digital seperti saat ini. Pasalnya, teknologi semakin memudahkan siapa saja untuk memperoleh informasi. Begitu pula informasi mengenai personal branding seseorang.
Media sosial, seperti instagram yang digandrungi berbagai kalangan, menjadi salah satu wadah yang bisa digunakan untuk membentuk personal branding. Sayangnya, media sosial ini menuntut masyarakat untuk meningkatkan kemampuan yang dimilikinya. Tak hanya cukup dengan kemampuan menulis, personal branding melalui media sosial juga membutuhkan kemampuan mendesain.
Maka Dengan adanya kecanggihan teknologi saat ini menjadi Modal Utama kelompok KKN 08 universitas Sunan Drajat Lamongan mengaggas kegiatan seminar personal Branding UMKM yang di Pusatkan di Balai Desa Bulurejo,Selasa (26/08/2025)
Narasumber yang di hadirkan dalam acara ini yaitu Kak Nur Aisyah, A. Md. yang merupakan seorang Owner Meraki Creative ( Sosial Media Agency, Branding, dan Marketing) dari kabupaten Lamongan yang sudah memiliki personal Branding yang bagus

Ia berharap dengan adanya kegiatan ini produk dari desa Bulurejo yang berupa lele asap dan gapit gamoh bisa di bantu publikasi sehingga bisa di kebal Masyarakat luas
Di hadapan Masyarakat luas ia juga memberikan trikmembangun personal branding melalui media sosial bisa dimulai dari menciptakan konten yang menarik, misalnya tips membuat desain yang dikemas dalam video pendek. Dewasa ini, video pendek seperti Tik Tok, reels, dan Youtube Shorts semakin digemari anak muda.
“Ketika membangun personal branding di media sosial, kemampuan desain sangat diperlukan untuk melahirkan konten yang menarik perhatian.”pungkasnya
Ketua Kelompok KKN Muhammad Naufal Arif berharap dengan adanya kegiatan Seminar Personal Branding UMKM di Desa Bulurejo ini nantinya masyarakat bisa mengetahui tata cara publikasi produk UMKM Lokal sehingga bisa di kenal Masyarakat luas
( fa)


