Reporter: harianjatim
Madura-harianjatim.com. Bandan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Sumenep, Jawa Timur mengungkap jaringan narkoba yang diedarkan di Pulau Madura merupakan jaringan internasional.
“Pasti (dari luar negeri),” kata Kasubbag Umum Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Sumenep, Wahyu Purnomo.
Pulau Madura terdapat empat kabupaten, diantaranya Kabupaten Bangkalan, Sampang, Pamekasan, dan Kabupaten Sumenep. Adapun wilayah kerja BNNK Sumenep meliputi Kabupaten Sumenep, Pamekasan dan Kabupaten Sampang.
Hasil pantauan yang dilakukan, berbagai jenis narkotika yang beredar di Pulau Madura berasal dari beberapa negara, seperti Laos, Thailand, Myanmar, Negeria dan juga Malaysia.
“Tahun 2022 kami berhasil mengungkap dengan barang bukti 2 kilo, itu berasal dari Lampung, Lampung itu dari luar (luar negeri),” jelas dia.
Adapun peredaran hingga sampai ke Madura kata dia pelaku kebanyakan menggunakan jalur laut melalui jalur pelabuhan tikus. Salah satu cara barang tersebut dikemas dengan barang yang kokoh dan ditarik menggunakan perahu. Apabila ada petugas, nahkoda memutus tali untuk menghilangkan jejak.
“Makanya kalau ada perahu malam yang melakukan aktivitas perlu diwaspadai, kalau orang datang cari ikan pasti diketahui,” ungkapnya.
Sedangkan peredaran atau penyalahgunaan narkoba setelah sampai di Madura sambung Wahyu rata-rata terpusat di daerh perkotaan. Itu karena mudahnya pelaku melakukan transaksi dan banyak tempat yang menjadi lokasi sasaran.
“Di darah kota itu banyak kosan, transportasi mudah,” ungkap dia.
Selain itu lanjut dia juga peredaran dan penyalahgunaan narkona banyak dilakukan di daerah yang banyak lembaga pendidikan. Pelaku menyasar para kaum santri atau pelajar untuk dijadikan alat, baik sebagai pengguna maupun sebagai kurir.
Terbukti kata dia, BNNK Sumenep beberapa tahun lalu menemukan siswa yang masih berumir 9 tahun dijadikan sebagai kurir, namun tindakan itu berhasil ditemukan dan siswa itu dilakukan rehabilitasi. “Mungkin oleh badan Indonesia ini akan ditiadakan satu generasi,” tuturdia.
Oleh sebab itu pihaknya mengajak masyarakat untuk aktif melakukan pencegahan maupun melakukan pengawasan peredaran narkotika di Madura pada khususnya. Apabila diletahui adanya dugaan penyalahgunaan narkiba untuk melaporkan kepada pihak yang berwanang.
Simak berita terbaru dan kabar terbaru melalui Google News harianjatim.com. Atau melalui aplikasi HarianjatimCom
(jd/red)


