Bojonegoro-Upaya
Madrasah Tsanawiyah-Aliyah AL-ARQOM Sarirejo Balen Bojonegoro dalam mengimplementasikan Kurikulum Berbasis Cinta (KBC) dan Pembelajaran Mendalam (Deep Learning) dalam mengembangkan karakter Pelajar Pancasila dan nilai-nilai Islam melalui pendekatan kasih sayang, integrasi ilmu, dan fleksibilitas kontekstual tidak hanya mengedepankan pembelajaran pada aspek pengetahuan semata melainkan juga keterampilan dan berwirausaha serta asesmen yang lebih autentik berbasis proyek.
Titik berat dalam pengembangan pembelajaran berkarya dan berwirausaha ini adalah murid dan guru harus Aktif, terampil, kreatif dan inovatif sehingga memungkinkan peserta didik menjadi pemimpin yang mandiri dan menumbuhkan otonomi yang lebih luas dalam berexpresi, berinovasi dan berkreasi sesuai bakat, minat dan hobi masing-masing. Disinilah dibutuhkan peran seorang pendidik sebagai pendamping yang memiliki kompetensi dan jiwa Entrepreneurship yang tinggi sehingga tujuan Merdeka belajar dan Profil Pelajar Pancasila yang Islami tercapai.
M. Yasin, selaku Kepala Satuan Pendidkan MA Al-Arqom Sarirejo menyampaikan ucapan banyak terimaksih kepada para pimpinan Lembaga, guru dan tenaga kependidikan utamanya pada Bapak Miftahur Rohman, S. PdI (Kepala Satuan Pendidikan MTs), M. Ainun Naim, M. PdI (Waka. Akademik MA), Syamsul Arifin, S. PdI (Waka. Akademik MTs), Rofi’uddin, S. PdI (Waka. Murid MA), Sultonil Adzim, S. PdI (Waka. Murid MTs), terlebih kepada Bapak Moch. Syaiful Bahri, SE selaku Guru Mata Pelajaran Kewirausahaan/ Prakarya sekaligus sebagai Ketua Tim Pengelola kegiatan yang telah berkolaborasi merancang program pengembangan Pendidikan berbasis proyek dengan Tema: Membangun Karakter Pebisnis Tangguh Dari Bangku Madrasah, yang mengenalkan salah satu rintisan usaha atau bisnis bidang pertanian yakni Budidaya Tanam Pisang Cavendish yang saat ini mulai proses tanam. Kami sangat mendukung program dimaksud karena ikhtiar membangun karakter anak didik tidak cukup hanya dibangku kelas tetapi Outdoor Learning Or Outing Class sangat dibutuhkan, dan praktek ini berlaku untuk semua Mata Pelajaran atau bisa dengan Colaborative Learning. Kami berharap pelaksanaan program ini dikawal dengan baik dan pendampingan yang cukup sampai berhasil sukses, karena prosesnya butuh waktu lama, biaya yang tidak sedikit, perlu pengamatan dan perawatan cepat serta keterlibatan para pihak.
Lebih lanjut M. Yasin menjelaskan, mengapa Topik ini dipilih dengan pertimbangan bahwa peserta didik kami 91% Adalah anak petani, 7% buruh tani dan 2% swasta, dan
Alhamdulillah kami juga memiliki Tanah Wakaf dibelakang Gedung MTs MA Al-Arqom bisa dimanfaatkan sebagai sarana berlatih berwirausaha, cukup luas dan strategis yang berbatasan langsung dengan sawah penduduk sehingga ketercukupan air akan terpenuhi.
Kami bangga juga terharu melihat suasana saat tanam bareng oleh murid dan guru nampak ramai sekali adanya semangat kegotongroyongan, interaksi sesama anggota kelompok dan antar kelompok, focus dan serius dalam melaksanakan tugas, mampu memecahkan masalah meski diselani banyak canda tawa, semua berkompetisi pingin yang terbaik, kemandirian sangat terlihat, penuh bertannggungjawab dan bapak ibu guru pendamping mengawal dengan penuh rasa cinta kasih. Itulah Gambaran yang tercermin saat tanam bareng yang diharapkan anak didik mendapatkan tambahan pengetahuan.
Lanjut Kepala Madrasah Saat ini kami tanam dan kami proyeksikan pada bulan ke 8-12 saatnya menuai panen raya. Ada 337 tunas pisang yang ditanam, masing-masing murid dan kelompok memiliki tanggungjawab untuk merawat, mengamati dan mengambil tindakan cepet ketika ada perubahan pertumbuhan. Asumsi nilai omzet penjualan buah pada periode tahun pertama berkisar Rp 22.000.000 -25.000.000,- Masa produktif pisang ini antara 2-3 tahun yang otomatis pada tahun berikutnya nilai profit semakin lebih tinggi karena biaya yang dikeluarkan sedikit, ditambah untung lagi dari hasil penjualan tunas/ anakannya. Artinya apa, bahwa bisnis ini prospektif dan rekomendet untuk dicoba dikembangkan dengan niat insun mendapatkan manfaat, maslahah dan barokah dunia akhirat.
Tujuan dari program ini Adalah:
Edukasi dini, sejak dibangku madrasah anak-anak tidak hanya mengetahui dan mengenal jenis usaha yang ada pada mata Pelajaran tetapi mau, mampu dan merasakan bagaimana praktek usaha secara langsung, sehiingga ke depan akan muncul,Wirausahawan-wirausahan yang Tangguh dan sukses, mengubah pola pikir dari pencari kerja menjadi pencipta lapangan kerja,
Membentuk Karakter diri dengan semangat kemandirian, kreativitas, inovasi, kepemimpinan dan ketahanan mental (pantang menyerah),
Mengembangkan Keterampilan dengan melatih kemampuan mengelola waktu, modal, sumber daya serta mengidentifikasi peluang bisnis agar mandiri ekonomi dan finansial.
Investasi Jangka Panjangnya Adalah mempersiapkan generasi yang unggul, kompetitif dalam dunia kerja, berdaya saing tinggi dan memiliki karakter Pancasila.
Implementasi Kurikulum Merdeka, KBC dan Deep Learning yang mengintegrasikan kewirausahaan melalui teori dan praktik dengan business plan serta menggali dan mengembangkan potensi minat dan bakat murid agar tumbuh menjadi pribadi yang mandiri, jujur dan bertanggungjawab.
( Fa)


