Jakarta – Peringatan Hari Buruh Internasional 2026 berlangsung damai dan tertib. Di Jakarta, ribuan pekerja yang hadir di Monumen Nasional, Jumat (1/5/2026), turut dihadiri oleh Prabowo Subianto.
Di hadapan ribuan pekerja, Presiden menegaskan komitmennya untuk mengabdikan sisa hidupnya bagi rakyat sekaligus menyampaikan sejumlah janji yang menyentuh langsung kepentingan buruh.
Wakil Ketua Umum Bidang Politik DPN Tani Merdeka, Wilfridus Yons Ebit menilai gaya kepemimpinan Presiden Prabowo sangat berbeda, Ia membangun kepemimpinan yang partisipatif dan kolaboratif.
Hal ini, menurut Ebit, menjadi salah satu faktor yang membuat peringatan Hari Buruh tahun ini berjalan damai dan tertib.
“Biasanya peringatan tahun-tahun sebelumnya itu dengan demo baik di DPR RI ataupun di Monas. Hari ini justru sebaliknya, Presiden bertemu langsung dengan buruh dan mendengarkan segala tuntutan mereka,” kata Ebit.
Lebih lanjut, Ebit menyebut berbagai program yang dijanjikan Presiden sangat positif untuk kehidupan keluarga buruh.
“Rumah untuk buruh, termasuk skema cicilan rumah hingga 40 tahun agar buruh dapat memiliki hunian sendiri ini sangat membantu keluarga mereka,” tegasnya.
Presiden juga mencatat dan telah mengeluarkan Peraturan Presiden Nomor 27 Tahun 2026, di mana pemerintah memangkas potongan tarif aplikator dari 20 persen menjadi 8 persen. Kebijakan ini dinilai akan meningkatkan pendapatan pengemudi, termasuk dengan jaminan BPJS bagi pengemudi ojek online.
Ebit semakin yakin bahwa Presiden Prabowo akan membawa perubahan dan peningkatan kesejahteraan bagi buruh melalui percepatan pembahasan RUU Ketenagakerjaan.
“Kita lihat Presiden meminta Menteri Ketenagakerjaan dan Menteri Hukum untuk segera menyelesaikan pembahasan RUU Ketenagakerjaan dan ditargetkan paling lama akhir tahun ini,” ungkap Ebit.
Menurutnya, langkah-langkah konkret yang diambil pemerintah ini menjadi sinyal kuat bahwa negara hadir dan berpihak pada kesejahteraan buruh Indonesia.


