Reporter : Junaidi
Sumenep – Harianjatim.com, Petani di Kabupaten Sumenep, Jawa Timur diteror hama tikus. Meski tidak menyebabkan gagal panen, tapi cukup meresahkan.
“Banyak tikus, petani banyak yang mengeluh,” kata Illatun, salah satu petani di Kecamatan Ganding.
Menurutnya, awal musim taman banyak petani yang mengeluh karena bibit yang ditanam dimakan tikus, terutama petani saat tanam jagung.
Bagi warga yang membudidaya kacang tanah, tidak hanya bibitnya yang dimakan, melainkan saat menjalang musim panen juga dimakan tikus.
“Ada salah satu petani yang sampai tanam dua hingga tiga kali. Karena hari ini ditanam, besok atau lusanya tidak ada bibit yang ditanam dimakan tikus,” jelasnya.
Salain mengganggu tanaman holtikultura, tikus juga sering memangsa kelapa muda. Banyak kelapa milik warga yang berjatuhan karena dimakan tikus.
“Kalau tikus memang lebih banyak makan kelapa muda, kalau tupai biasanya kelapa yang sudah tua, disini banyak juga tupai,” jelas dia.
Hingga saat ini petani belum menemukan solusi untuk membasmi hama tikus. Versi warga, apabila diberi racun, hama tikus semakin banyak. Bahkan, warga juga menjalani salah satu ritual berdadarkan kepercayaan di masyarakat, tapi upaya itu belum membuahkan hasil. Hama tikus masih terus meneror petani.
Artikel Terbaru :
- Usulan Hentikan Ekspor BBL Diterima, Gus Lilur Apresiasi Presiden Prabowo
- Perkuat Sinergi Kesehatan, Klinik Az-Zainiyah Nurul Jadid Hadirkan Layanan Medis Gratis bagi Masyarakat
- Nilai Tukar Jatuh, Kekuasaan Digugat: Cermin Iran bagi Indonesia
- Cetak Atlet Profesional, SonGENnep FC Gelar Turnamen Lintas Kabupaten
- Bahas Transformasi Menuju Indonesia Emas 2045: PSIB UMM Hadirkan Wali Kota Batu
Selalu simak berita terkini Harianjatim.com melalui kanal Telegram “Harian Jatim [dot] Com”. Klik https://t.me/harianjatim untuk bergabung.
(Jd/Waid)


