Bantuan RTLH Tahun 2022 di Pemekasan Capai 960 Unit

  • Bagikan
Bupati Pamekasan H. Badrut Tamam saat memimpin rapat. (Foto: dock. Pemkab Pamekasan)

Reporter : Yanto

Pamekasan – Harianjatim.com, Jumlah sasaran bantuan program perbaikan rumah tak layak huni (RTLH) di Kabupaten Pamekasan, Jawa Timur terus mengalami mengalami peningkatan setiap tahun. Tahun 2022 jumlahnya mencapai 960 unit.

Jumlah tersebut mengalami kenaikan dibandingkan tahun 2021. Tahun sebelumnya program perbaikan rumah tak layak huni (RTLH) menjadi rumah yang layak huni (RLH) hanya 760 unit.

Kepala Dinas PRKP Muharram ST mengatakan, besaran bantuan untuk perbaikan rumah tak layak huni menjadi layak huni tiap penerima mendapat bantuan Rp 17,5 juta.

“Mikanismenya penyaluran bantuan langsung ke rekening penerima bantuan, tapi bantuan tidak diperkenankan ambil uang cash tapi harus berupa barang yang barang itu nanti langsung dari toko berupa barang. Cuman poses itu dilakukan melalui kelomok. Ada kelompok di masyarakat satu kelompk ada 10 orang,” kata Muharram, sebagaimana dilansir website Pemkab Pamekasan.

Baca Juga :  Sektor Pertanian Meningkat, Legislator Dorong Pemprov Jatim Lakukan Penguatan SDM

10 orang yang ada dalam satu kelompok itu, kata Muharram, melakukan survei untuk menentukan kebutuhan dan harga satuan.

Penentuan harga kebutuhan dan harga yang akan ditetapkan, lanjut Muharram, pemerintah penyediakan pendamping atau konsultan yang selalu siap membantu masyarakat penerima bantuan tersebut.

Muharram mengungkapkan sejak dilakukan mulai awal kepemipinan pemerintahan Bupati Badrut Tamam, program perbaikan RTLH ini telah berjalan tiga tahun. Tiap tahun terus bertambah. Tahun pertama jumlahnya hanya 220 penerima. Lau pada tahun kedua naik menjadi 760 penerima dan tahun ketiga yakni tahun 2022 ini naik lagi menjadi 960 penerima.

Baca Juga :  Sektor Pertanian Meningkat, Legislator Dorong Pemprov Jatim Lakukan Penguatan SDM

“Sehingg total penerima program bantuan ini dimasa kepeminpinan Bapak Bupati Badrut Tamam ini telah mencapai hampir 2000 kurang sedikit. Jadi sudah luar biasa banyak bisa membantu masyarakat yang asalnya rumahnya tak layak huni menjadi layak huni atau rumah sehat dan nyaman,” kata Muharram.

Progeram ini, lanjut Muharram, memang sangat bagus dan terasa sangat membantu masyarakat. Program ini juga juga menjadi stimulan bagi warga sekitar untuk termotivasi agar peduli pada lingkungan masyarakat. Karena dalam program ini didorog adanya partisipasi masyarakat untuk membantu mengatasi permasalahan tetangganya.

Baca Juga :  Sektor Pertanian Meningkat, Legislator Dorong Pemprov Jatim Lakukan Penguatan SDM

“Masyarakat juga diajak untuk membantu warga sekitar. Sebab kalau pemerintah semua yang menanggung tidak mungkin. Akhirnya masyarakat digugah kesadarannya untuk muncul kepeduliannya pada sesama saling membantu, akhirnya ada kepedulian. Itu tujuannya,” terang Muharram.

Program prioritas kedua di Dinas PRKP adalah program sanitasi, yang diperuntukkan untuk kalangan pondok pesantten dan juga desa. Tahun ini ada sekit penurunan karena refokusing. Sedangkan program yang ketiga program bantuan air bersih yang berupa pembangunan pipanisasi, pembangunan tandon air sehingga masyarakat terbantu kebutuhan air bersihnya.

Selalu ikuti berita terkini Harianjatim.com melalui kanal Telegram “Harian Jatim [dot] Com”. Klik https://t.me/harianjatim untuk bergabung.

(*/Yt/Jd)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

banner 728x90
Verified by MonsterInsights
Booking todo incluido ofertas al caribe.