Reporter : Junaidi
Sumenep-harianjatim.com. Anggota Komisi IV DPRD Kabupaten Sumenep, Jawa Timur Akis Jazuli berkomitmen untuk memperjuangkan ekonomi kerakyatan melalui destinasi wisata. Perjuangan tersebut akan dimulai melalui usulan pembuatan Peraturan Daerah (Perda) Desa Wisata.
“Perda Desa Wisata sangat penting. Selama ini perkembangan wisata cukup pesat, tapi itu belum ada payung hukum yang menaungi,” katanya.
Keberadaan Perda Desa Wisata itu nantinya sebagai payung hukum dan menjamin keberlangsungan destinasi wisata yang terus mengalami perkembangan hingga tingkat desa. Harapannya kedepan bisa keberadaan destinasi wisata bisa membangkitkan ekonomi.
Pria yang juga sebagai Presidium Kahmi Sumenep itu menilai keberadaan destinasi wisata diyakini bisa memulihkan ekonomi khususnya pasca Pandemi Covid-19.
Agar pengelolaanya terarah, maka perlu ada aturaj yang mengikat. Sehingga kedepan bisa diketahui peran serta atau pola kerjasama antara pengelola dengan Pemerintah Daerah.
“Makanya Perda Desa Wisata ini sangat penting, agar keseriusan untuk pengembangan pariwisata di Sumenep itu nyata dan terukur,” jelas dia.
Kedepan lanjut Akis, keberadaan pariwisata di Sumenep kedepan harus lebih berkembang dan berdampak kepada ekonomi masyarakat. Oleh sebab itu, dirinya berinisiatif untuk segera mengusulkan Perda tentang Desa Wisata melalui Komisi.
Ditambahkan, secara garis besar Perda tentang desa wisata nantinya akan mengatur terkait komponen-komponen desa wisata, kelembagaan desa wisata dan kategori desa wisata.
“Di samping itu, Perda ini juga bakal mengatur porsi kewenangan Pemkab dan Pemerintah Desa (Pemdes). Tentu tak lepas partisipasi masyarakat itu nanti seperti apa,” kata Ketua Fraksi NasDem Hanura Sejahtera (NHS) ini.
Politisi muda asal Pulau Talango itu mengaku akan mengusulkan Perda tersebut untuk segera mungkin dibuatkan. Dia berjanji ke depan akan mengawalnya hingga tuntas.
“Rencana Perda ini nantinya terimplementasi secara maksimal. Jika nanti Perda itu disahkan, maka regulasinya tidak hanya menjadi pajangan. Melainkan bisa diindahkan oleh semua pihak,” katanya menegaskan.
Baca Juga : Kampus STKIP Sumenep Didemo Mahasiswa, Polres Kerahkan Puluhan Personel
(Jd/Wd)

