Reporter : Junaidi
Sumenep-harianjatim.com. Polisi berencana akan menggunakan anjing pelacak (K-9) untuk mencari Fidya Talitatus Shofiyah. Sebab, hingga hari ke tujuh bocah 8 tahun itu belum diketahui keberadaanya pasca dikabarkan terbawa arus sungai, Sabtu, (19/3/2022) lalu.
Kasi Humas Polres Sumenep AKP Widiarti mengatakan, hingga Jumat, (25/3/2022) belum ada tanda-tanda keberadaan siswa sekolah dasar (SD) itu ditemukan. “Maka disepakati dihentikan dan akan ditindak lanjuti dengan pencarian menggunakan anjing pelacak (K-9),” katanya.
Baca Juga : Pulang Ngaji, Siswa SD di Sumenep Dikabarkan Hilang Terhanyut Arus
Menurutnya, penghentian pencarian sesuai dengan Undang-undang nomor 29 tahun 2014 tentang Pencarian dan Pertolongan, apabila samoai hari ke tujuh belum ada tanda-tanda ditemukan maka pencarian dihentikan.
Sementara penggunaan anjing pelacak kata dia, berdasarkan permintaan masyarakat pada Polres Sumenep untuk mendatangkan anijg pelacak. Kepastian tersebut sesuai hasil koordinasi dengan Forpimka Saronggi, Pemerintah Desa serta Tim Pencarian yang terdiri dari Basarnas, Damkar dan BPBD.
Baca : Hari ke 6 Pencarian Siswa SD Belum Ditemukan, Pihak Keluarga Pilih Lakukan Ritual
“Apabila mau mendatangkan K9 dapat dilaksanakan sebagai bentuk upaya pencarian maksimal,” jelas Polwan yang akrab disapa Widi itu.
Saat ini kata dia, untuk mendatangkan anjing pelacak masih dalam proses adminitrasi oleh Sat Sabhara Polres Sumenep.
Dasar (SD) asal Kecamatan Saronggi, Sumenep, Jawa Timur dikabarkan hilang setelah terbawa arus sungai, Sabtu, (19/3/2022).
Baca Juga : Pria di Sumenep Dibacok di Hadapan Isterinya hingga Tewas
(Jd/Wd)

