Reporter : Junaidi
Sumenep-harianjatim.com. Aksi demonstrasi Aliansi Mahasiswa Sumenep di depan Gedung DPRD Sumenep, Jawa Timur 11 April 2022 lalu menyisakan masalah. Hingga saat ini pagar dan pintu masuk gedung wakil rakyat di Jl. Trunojoyo itu belum diperbaiki.
Sekretaris Dewan Far Rahman mengatakan, belun diperbaikinya karena mengantisipasi adanya aksi demonstrasi susulan. Apabila diperbaiki saat ini dikhaturkan akan di rusak kembali apabila terjadi aksi kembali.
“Ini masalahnya khawatir masih ada demo lanjutan. Takutnya diperbaiki malah dirusak lagi, jadi kita masih nunggu situasi aman,” katanya.
Rahman mengaku belum mengetahui berapa besar anggaran yang harus disedikan untuk perbaikan itu, karena dirinya belum melakukan penghitungan.
Kendati begitu, dirinya mengakui kerusakan pagar dan pintu masuk cukup parah. Karena sebagian pagar roboh dan pintu masuk rusak.
“Ini memang anggaran perbaikan di kami sangat minim sekali. Jadi, kami akan melihat dulu anggarannya berapa, kalau nanti memungkinkan maka kita akan mengajukan ke Pemkab,” ungkap dia.
Kali ini lanjut Rahman telah melakukan koordinasi diinternal DPRD Sumenep, termasuk dengan pimpinan DPRD mengenai kerusakan tersebut.
“Perbaikan tetep dilakukan meski seadanya, kami lihat anggaran tersisa berapa dan itu akan dimaksimalkan untuk perbaikan,” jelas dia.
Untuk diketahui, Ratusan Mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Mahasiswa Sumenep melakukan aksi demonstrasi pada 11 April 2022. Dalam aksinya mereka membawa sejumlah tuntutan, mulai menolak kenaikan bahan bakar minyak (BBM) jenis Pertamax hingga wacana penondaan Pemili 2024.
Baca Juga : Pintu Masuk Gedung DPRD Sumenep Jebol, Mahasiswa Trobos Kantor Dewan
(Jd/Wd)

