Reporter : Yanto
Pamekasan-harianjatim.com. Abdul Halim Anggota DPRD Jawa Timur menyampaikan kesan perjuangan K.H.R As’ad Samsul Arifin salah satu ulama dari Madura yang merupakan pejuang Kemerdekaan RI.
Politisi Gerindra Dapil Madura itu mengatakan, K.H.R As’ad Samsul Arifin merupakan ulama sekaligus pahlawan yang gigih memperjuangkan negeri ini dari belenggu penjajah. Perjuangan beliau tidak berhenti ketika Indoenisa dinyatakan merdeka pada 17 Agustus 1945.
“Terbukti ketika beliau mengadakan muktamar NU pada tahun1984, di Ponpes Salafiyah Syafi’iyah. Disanalah lahir gagasan besar, dimana jamaah Nahdatul Ulama menerima dan Pancasila sebagai falsafah dan pedoman dasar bangsa indonesia,” katanya, saat di Pemekasan.
Abdul Halim hadir di Pemekasan dalam rangka istighosah yang dilakukan oleh Ikatan Santri Alumni Salafiyah Syafi’iyah (IKSAS) Sukorejo Situbondo, wilayah Madura.
Kegiatan dengan tajuk Madura Bersholawat bertempat di Kadur Pamekasan, Rabu, (10/8/2022), itu digelar dalam rangka napak tilas pejuang kemerdekaan Rebublik Indonesia K.H.R As’ad Syamsul Arifin pengasuh Ponpes Salafiyah Syafi’iyah Sukorejo, Situbondo.
Abdul Halim yang merupakan salah satu alumi Ponpes Salafiyah Syafi’iyah itu menyampaikan, momentum tersebut untuk mengenang sekaligus mendoaakan R.K.H As’ad Samsul Arifin sebagai pejuang kemerdekaan.
Menurutnya, sebagai genarasi bangsa kita tidak boleh lupa perjuangan ulama besar seperti K As’ad Samsul Arifin, yang telah berjuang agar indonesia Merdeka.
“Ini momentum pelajaran penting bagi kita semua, ada sosok pahlawan Ulama dari Madura apalagi saat ini berbarengan dengan peringatan HUT ke 77 RI,” jelas dia.
Baca Juga : Mengenang Buya Syafii Maarif Sosok Religius, Sederhana dan Pemberani
(Yt/Jd)


