Reporter: harianjatim
Sumenep-harianjatim.com. Tahapan pelaksanaan pencocokan dan penelitian (coklit) data pemilih pada Pemilu serentak 2024 telah dimulai. Ribuan petugas coklit di Kabupaten Sumenep, Jawa Timur disebar untuk melakukan pencocokan ke rumah-rumah warga.
Petugas Pantarlih didampingi Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sumenep, H. Mustafid dan Rafiqi dan Komisioner Bawaslu Sumenep Hosnan Hermawan melakukan coklit di rumah Sekrataris Daerah (Sekda) Sumenep Edy Rasiyadi pada hari keempat, Selasa, (15/2/2023).
Komisioner KPU Sumenep H. Miatafid mengatakan, tahapan coklit data pemilih sudah dimulai sejak 12 Februari hingga 14 Maret. KPU Sumenep butuh adanya dukungan sosialisasi.
“Kami memilih beberapa tokoh eksekutif dan legislatif, termasuk salah satunya Pak Sekda dalam rangka membantu menyosialisasikan kegiatan coklit secara massif ke pelosok desa di Kabupaten Sumenep,” katanya pada media ini.
Pendampingan KPU terhadap petugas Pantarlih telah dijadwalkan, termasuk keberbagai tokoh eksekutif dan legislatif yang ada di Kabupaten Sunenep, termasuk di rumahnya Sekda.
Harapannya kata dia saat rumah tikoh eksekutif maupun legislatif telah dilakukan coklit, masyarakat bisa menyambut petugas pantarlih dengan baik.
“Selain itu juga masyarakat diminta melayani petugas dengan baik, dan memberikan data keluarga yang dibutuhkan,” jelas dia.
Selain itu kata dia, pemantauan penting dilakukan untuk memastikan pelaksanaan coklit berjalan sesuai dengan aturan dan perundang-undangan.
“Seperti memastikan coklit ini sesuai by name by adres dan yang lainnya,” tegas pria yang menjabat sebagai Divisi Hukum KPU Sumenep itu.
Dalam melakukan pencocokan dan penelitian data pemilih pada Pemilu serentak 2024, KPU Sumenep menerjunkan sebanyak 3.855 pantarlih berbasis tempat pemungutan suara (TPS) yang tersebar di 334 desa/kelurahan di 27 kecamatan se-Kabupaten Sumenep.
Baca Juga : Bupati Sumenep Nyatakan Kinerja KPU Bagus dan Profesional
Ikuti informasi terkini melalui harianjatim.com.
(jd/red)


