Reporter : Ponirin Mika
Probolinggo.HarianJatim.Com- Sekolah kejuruan harus terus melakukan terobosan-terobosan berkait pengembangan dan kerjasama agar dapat memudahkan akses kerja bagi peserta didiknya. Lulusan di SMK harus memiliki keterampilan dan siap kerja. Pernyataan ini disampaikan Didik Wahyudi Kepala SMK Darul Hikmah Randutatah Paiton, Probolinggo.
Menurutnya, banyak instansi yang bisa di ajak kerjasama dalam pengembangan sekolah yang aksesnya bisa di dapat secara gratis. SMK tak cukup hanya memberikan mata pelajaran di kelas bagi peserta didiknya.
“Belajar di lapangan itu lebih dibutuhkan oleh peserta didik SMK,” katanya.
Didik berharap, dengan adanya kerjasama yang di bangun SMK Darul Hikmah dengan Disnaker Kabupaten Probolinggo dapat meningkatkan semangat belajar peserta didik supaya lulusannya bisa mengabdi di tempat ini. Sabtu (13 Mei 2023)
“Kerjasama yang kita bangun dengan Disnaker ini, kita berharap agar banyak dapat ilmu dan bisa belajar secara gratis. Saya bersyukur pihak Disnaker menerima SMK Darul Hikmah dengan baik dan tangan terbuka,” tegasnya.
Hal itu dimaksudkan, ungkap pria asal Kabupaten Jember ini, dengan wujud kerjasama itu agar peserta didik tidak bingng dengan persyaratan loker salah satunya, peserta didik di fasilitasi persyaratan kartu kuning sebagai AK 1.
“Sebelum kerja, peserta didik di fasilitasi persyaratan AK 1 di Disnaker,” imbuhnya dengan penuh bangga.


