Reporter ; Ponirin Mika
Probolinggo.HarianJatim.Com – Salah satu kelebihan santri yang bermukim di pesantren, harus tahu membaca kitab kuning dengan baik dan benar, sesuai kaidah bahasa arab. Itu menjadi ikon Pondok Pesantren di seluruh dunia, tak terkecuali di Pondok Pesantren Nurul Jadid Paiton, Probolinggo. Untuk mengetahui kemampuan santri Pesantren biasanya menggelar tes kemampuan baca kitab persemester atau pada kenaikan tingkat/kelas, seperti yang dilakukan Pondok Pesantren Nurul Jadid paiton, Probolinggo.
Selanjutnya, lembaga yang konsentrasi pada penguasaan kitab kuning santri adalah Peminatan Keagamaan Madrasah Aliyah Nurul Jadid. Tepatnya di asrama KH. Zaini Mun’im menjadi tempat dilaksanakannya tes evalusasi III baca kitab, Selasa (13/06/2023).
Kepala Biro Pendidikan Ponpes Nurul Jadid, Kiai Imdad robbani, menguji langsung tes yang melibatkan para siswa Madrasan Aliyah tersebut.
Tes ini merupakan tes akhir dari rangkain tes triwulan, sebelumnya kontinu dua tahun terakhir tes dilaksanakan di madrasah, tahun ini tes dilaksanakan di Asrama PK. Tes tersebut berlangsung dari tanggal 13-14 Juni 2023 lalu.
Kiai Imdad Robbani menyampaikan harapan pada hari terakhir tes agar seluruh peserta untuk terus semangat dalam belajar kitab.
Alhamdulillah, masih ada orang-orang yang benar benar memperdalam agama, tafaqquh fiddin. Jangan lupa minta doa ke orang tua, khususnya kepada ibu semoga selalu diberikan futuh dalam mencari ilmu, ujar beliau memberi imbauan.
Ustad Basyir, Departemen Pendidikan Asrama, menuturkan bahwa pelaksanakan tes sebelumnya diagendakan di madrasah, namun akhirnya di pindah ke asrama. Hal tersebut dilakukan bukan tanpa alasan, pemindahan ke asrama dilakukan untuk tabarrukan (mengambil barokah).
Pemindahan itu hanya agar asrama dirawuhi dan semoga bisa barokah, tambahnya.
Tes evaluasi yang dimulai pada pukul 20.00 WIB, Ustad Basyir melanjutkan, bertujuan untuk mengukur kemampuan siswa setelah tercapainya target pembelajaran.
Tes ini ditujukan untuk siswa kelas XI MANJ-PK. Adapun materi tes adalah kitab Fathul Qorib dari Mukadimah kitab sampai akhir bab Buyu™, tandasnya


