BNNP Jawa Timur Edukasi Santri Terhadap Bahaya Narkoba

  • Bagikan

Reporter : Ponirin Mika

Probolinggo.HarianJatim.Com- Dewasa ini narkoba tak hanya mengancam orang dewasa. Tapi juga obat-obatan terlarang itu merusak anak muda bangsa yang masih di usia dini. Kondisi itu yang menggerakkan Badan Narkoba Nasional (BNN) Jawa Timur agar terus berupaya mengedukasi santri dan pelajar berkait bahaya narkoba. Hal ini disampaikan Indah Purnamasari Ketum Tim pencegahan dan Pemberdayaan Masyarakat (P2M) Jawa Timur. Sabtu (05/08/23).

Kata indah, BNNP Jawa Timur memiliki program sosialisasi pencegahan narkoba di masing-masing sekolah. Sekolah menjadi pilihan, karena remaja banyak pemakai narkoba dan usia itu sangat labil.

“Usia sangat labil cenderung ingin selalu mencoba sesuatu yang baru. Padahal Indonesia saat ini darurat narkoba,” tegasnya.

Sebagai generasi bangsa, pemuda harus terlibat aktif memerangi narkoba. BNN Jawa Timur, ungkapnya mengajak elemen masyarakat untuk memerangi narkoba.

“Memerangi narkoba harus bersama-sama. Tidak hanya ada satu institusi yang memerangi prihal obat terlarang ini,” ungkapnya.

Jika orang mengalami kecanduan, ia akan mengalami ketersiksaan fisik dan jiwa. Secara psikologis akan mengalami gangguan dan di tengah-tengah kehidupan bermasyarakat akan terasingkan.

Indah menegaskan, narkoba akan berefek pada gangguan fisik, gigi tidak sehat, jantung kurang baik dan anggota fisik lainnya tidak normal.

Baginya, seorang santri harus menjauhi narkoba, psikoterapi, zat adiktif. Jika terjebak pada kecanduan narkoba akan muda berhalusinasi.

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

banner 728x90
Verified by MonsterInsights
C/o dirk bachhausen. Enter address information (edit). Viajes a punta cana.