Survei SMRC: 46 Persen Yakin dan 39 Persen Tidak Yakin Prabowo Diberhentikan dengan Benar

  • Bagikan
Survei SMRC: 46 Persen Yakin dan 39 Persen Tidak Yakin Prabowo Diberhentikan dengan Benar. (foto: tangkap layar)

Ada 20 persen publik yang tahu bahwa Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sedang menyelidiki kasus dugaan korupsi dalam penyenggaraan balapan mobil Formula E di DKI Jakarta. Dari yang tahu, 47 persen yang yakin bahwa memang terjadi korupsi dalam penyenggaraan balapan mobil tersebut. Yang tidak yakin 36 persen dan tidak jawab 17 persen.

Dari yang yakin korupsi terjadi dalam perhelatan Formula E tersebut, 65 persen yakin bahwa Anies Baswedan sebagai gubernur DKI Jakarta terlibat dalam kasus itu. Yang tidak yakin 28 persen dan tidak jawab 7 persen.

Berbeda dengan kasus E-KTP, yang yakin bahwa Anies terlibat lebih banyak dari yang tidak yakin. Bagaimana efeknya pada pemilihan presiden? Dari yang tahu kasus tersebut, 39 persen memilih Ganjar, 31 persen Prabowo, 23 persen Anies, dan 7 persen tidak jawab. Sementara yang tidak tahu, 35 persen memilih Ganjar, 34 persen Prabowo, 20 persen Anies, dan tidak jawab 11 persen.

Saiful menyatakan bahwa tingkat pengetahuan publik pada kasus ini tidak memiliki pengaruh pada elektabilitas calon.

Sementara dari yang yakin bahwa ada korupsi dalam penyelenggaraan Formula E di DKI Jakarta, 49 persen memilih Ganjar, Prabowo 32 persen, Anies 14 persen, dan tidak jawab 6 persen. Sebaliknya, yang tidak yakin, 36 persen memilih Anies, 29 persen Prabowo, 27 persen Ganjar, dan tidak jawab 7 persen.

Persaingan Anies dan Ganjar

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

banner 728x90
Verified by MonsterInsights
Free ad network. Booking todo incluido ofertas al caribe. Bukti transparansi pengadaan e catalog, pemkab bojonegoro raih juara 2 di e purchasing award 2025 duta cyber media.