banner 728x90

Jalani Tugas diluar Tupoksinya, Kemenag Bojonegoro dianggap Lalai atas Kasus Asusila “

  • Bagikan

Bojonegoro – Kementrian Agama (Kemenag) Kabupaten Bojonegoro mengaku kecolongan dengan kasus asusila yang menimpa 8 siswa di Madrasah Ibtidaiyah (MI), bahkan keberadaan asrama yang aktivitasnya diklaim sembunyi-sembunyi.

“Sudah saya marahi habis-habisan yayasannya. Apalagi asramanya sembunyi-sembunyi,”ungkap Kepala Kemenag Bojonegoro, Abdul Wakhid.

banner 728x90

Dia mengatakan, jika program asrama yang dijalankan oleh salah satu MI favorit di Bojonegoro tersebut tidak memiliki izin resmi dari Kemenag.

Baca Juga :  Jelang Arus Mudik, BNNK Tuban laksanakan Tes Urine Kepada Sopir Bus

“Kami sudah ratusan kali menggelar pembinaan. Dan pesan-pesan itu (asusila) saya sampaikan,”tukasnya.

Ditanya apakah ada sanksi terhadap MI tersebut, Wakhid mengaku jika sanksi merupakan wilayah Kanwil.

Baca Juga :  Sopir Angkutan Umum di Terminal Arya Wiraraja Dites Urine

“Sudah saya laporkan Kanwil kasus ini, dan senin kami akan gelar rapat darurat termasuk ponpes,”lanjutnya.

Sikap kecolongan Kemenag terhadap kasus asusila di MI kemungkinan karena tidak menjalankan tusi sebagaimana mestinya.

Seperti diketahui publik, selama ini Kemenag Bojonegoro gencar mengikuti kegiatan yang digelar oleh DMI dan BKMM seperti pasar murah. Tidak itu saja, Kemenag Bojonegoro juga memberi himbauan kepada seluruh lembaga dan siswa untuk ikut serta acara pesta ulang tahun Persibo di alun-alun. Acara tersebut terdapat konser musik dangdut.

banner 336x280
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

banner 336x280