Sebelum terjerat kasus korupsi oleh KPK, Gus Muhdlor dikenal sebagai sosok yang menunjukkan komitmen antikorupsi di Pemerintah Kabupaten Sidoarjo. Komitmen tersebut terlihat ketika Pemkab Sidoarjo bekerja sama dengan Komite Advokasi Daerah (KAD) Antikorupsi Jawa Timur pada 28 Maret 2022.
Kerja sama ini dilakukan untuk mencegah kebocoran anggaran daerah dan mengawasi perusahaan milik Pemkab Sidoarjo yakni PDAM Dela Tirta.
“Kerja sama ini merupakan komitmen kami dalam upaya pencegahan korupsi di lingkungan Pemkab Sidoarjo. Pengawasan internal lewat APIP (Aparatur Pengawasan Internal Pemerintah) juga kita perkuat untuk mencegah kebocoran APBD,” kata Muhdlor, dikutip dari Kompas.com (30/1/2024).
Tindakan tersebut senada dengan ucapannya yang mendukung pemberantasan korupsi saat dilantik menjadi bupati Sidoarjo pada 2021 silam.
Gus Muhdlor saat itu mengajak semua pemangku kebijakan di Kabupaten Sidoarjo bersinergi membangun Sidoarjo. Pasalnya, kabupaten itu baru diguncang kasus suap proyek yang melibatkan bupati sebelumnya, Saiful Illah.
Sayangnya, Gus Muhdlor ternyata sempat tidak memenuhi panggilan tim penyidik KPK pada 2 Februari 2024. Dia tidak hadir dalam pemeriksaan dan memilih penjadwalan ulang.
Saat itu, dia dijadwalkan diperiksa sebagai saksi dalam penyidikan kasus dugaan korupsi BPPD Pemkab Sidoarjo.
Harta kekayaan Ahmad Muhdlor Ali
Dikutip dari Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) per 6 Maret 2023 miliknya, Gus Muhdlor tercatat memiliki total harta kekayaan mencapai Rp 4.775.589.664.
Dia memiliki tanah dan bangunan di Sidoarjo dengan nilai total Rp 1,7 miliar.
Lalu, kendaraan berupa satu unit motor Honda Beat tahun 2014 dan mobil Honda Jazz 2011 senilai Rp 183,5 juta.
Selain itu, Gus Muhdlor memiliki harta bergerak lainnya senilai Rp 3,6 miliar, surat berharga senilai Rp 900 juta, serta kas dan setara kas sejumlah Rp 1,6 miliar.
Namun, dia juga tercatat memiliki utang sebesar Rp 3,3 miliar. Berikut rincian harta kekayaan Gus Muhdlor:
- Tanah dan bangunan: Rp 1.735.500.000
- Alat transportasi dan mesin: Rp 183.500.000
- Harta bergerak lainnya: Rp 3.680.000.000
- Surat berharga: Rp 900.000.000
- Kas dan setara kas: Rp 1.646.717.180
- Utang: Rp 3.370.127.516
- Total harta kekayaan: Rp 4.775.589.664
Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul “Profil Bupati Sidoarjo Ahmad Muhdlor Ali, Dulu Antikorupsi Kini Tersangka KPK“
Ikuti informasi terkini melalui harianjatim.com.


