Reporter: harianjatim
Malang-harianjatim.com. Program Studi Sosiologi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Muhammadiyah Malang menggelar kegiatan Pengenalan Studi Mahasiswa Baru (Pesmaba) pada, Rabu (10/9/2025).
Kegiatan ini menjadi momentum penting bagi mahasiswa baru untuk mengenal lebih dekat lingkungan akademik, organisasi kemahasiswaan, serta prospek masa depan sebagai bagian dari keluarga besar
Sosiologi UMM.
Pesmaba dibuka oleh Ketua Program Studi Sosiologi, Ibu Luluk Dwi Kumalasari, M.Si. Dalam sambutannya, ia menyampaikan harapan agar mahasiswa baru dapat aktif belajar, berkembang, dan berkontribusi baik di ranah akademik maupun organisasi.
Kegiatan ini dihadiri oleh seluruh dosen Sosiologi serta organisasi mahasiswa Himpunan Mahasiswa Sosiologi (Himasos). Rangkaian acara diawali dengan perkenalan para dosen yang menyampaikan bidang keahlian sekaligus memberikan motivasi bagi mahasiswa baru.
Selain itu, mahasiswa juga diperkenalkan dengan profil Program Studi Sosiologi, mulai dari sejarah berdirinya, capaian akademik, hingga visi dan misi yang diusung. Tidak hanya itu, sesi pemaparan mengenai jenjang karir lulusan Sosiologi turut menjadi perhatian.
“Lulusan Sosiologi diharapkan mampu berkiprah di berbagai bidang, seperti penelitian, pendidikan, perencanaan pembangunan, lembaga sosial, hingga sektor industri kreatif yang membutuhkan analisis sosial,” katanya.
Acara berlangsung dalam suasana hangat dan penuh antusiasme. Mahasiswa baru tidak hanya mendengarkan paparan, tetapi juga diajak berinteraksi melalui sesi tanya jawab, sehingga tercipta suasana komunikasi yang akrab antara mahasiswa, dosen, dan organisasi Himasos.
Dengan adanya Pesmaba ini, diharapkan mahasiswa baru dapat lebih siap menapaki perjalanan akademiknya di bangku perkuliahan, memahami peran strategis Sosiologi dalam kehidupan masyarakat, serta aktif berkontribusi dalam kegiatan organisasi maupun riset keilmuan di UMM.
Simak berita terbaru dan kabar terbaru melalui Google News harianjatim.com. Atau melalui aplikasi HarianjatimCom.
(rls/red)


