Reporter: harianjatim
Sumenep-harianjatim.com. Lembaga Bantuan Hukum dan Advokasi Publik (LBH-AP) Muhammadiyah, Sumenep, Jawa Timur resmi terbentuk. Pembentukan itu sesuai Surat Keputusan Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Sumenep Nomor: 133/KEP/III.O/D/2025
“Kehadiran lembaga ini menegaskan komitmen Muhammadiyah untuk memperkuat peran strategisnya dalam penegakan hukum yang berkeadilan sosial dan berpihak pada kepentingan masyarakat luas,” kata Ketua Pimpinan Daerah (PD) Muhammadiyah Kabupaten Sumenep, Moh Zeinudin,
Terdapat sejumlah advokat yang tergabung dalam LBH LBH-AP Muhammadiyah, diantaranya Syafrawi, S.H., Ketua PERADI Madura Raya; Ali Sakdudin, S.AP., S.H., mantan Komisioner Komisi Yudisial Republik Indonesia; Afandi, M.H., tokoh Pemuda, Dr. Zein, Akademisi dan Pemikir Hukum yang dikenal luas; Oos Arianto, S.H., M.H.; dosen muda Fakultas Hukum Universutas Wiraraja, serta Dekky Prasetia Utama, S.H., M.H., mantan Komisioner KPUD Sumenep.
Komposisi ini mencerminkan keseriusan Muhammadiyah menghadirkan lembaga bantuan hukum yang profesional, kredibel, dan berintegritas.
Keberadaan LBH-AP Muhammadiyah Sumenep tidak hanya dimaknai sebagai institusi pendamping hukum, melainkan sebagai pilar advokasi publik yang berperan aktif mengawal hak-hak konstitusional warga negara.
“Di tengah masih terbatasnya akses keadilan bagi masyarakat kecil dan kelompok rentan, LBH-AP Muhammadiyah diproyeksikan menjadi ruang pengabdian yang menjembatani hukum dengan rasa keadilan sosial,” jelas dia.
Para penggeraknya menegaskan bahwa LBH-AP Muhammadiyah Sumenep akan berfokus pada pendampingan hukum, advokasi struktural, serta pendidikan dan literasi hukum masyarakat.
Seluruh kerja advokasi tersebut akan dijalankan dengan berpijak pada nilai-nilai keislaman, kemanusiaan, dan kebangsaan yang menjadi fondasi gerakan Muhammadiyah. Dengan demikian, hukum tidak hanya dipahami sebagai aturan normatif, tetapi sebagai instrumen pembebasan dan perlindungan martabat manusia.
Launching LBH-AP Muhammadiyah Sumenep diagendakan pada Januari mendatang. Sejumlah tokoh nasional dijadwalkan akan mengahadiri launching ini, diantaranya Ketua Mahkamah Agung Republik Indonesia serta Dr. Busyroh Muqaddas, mantan Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi sekaligus Ketua Pimpinan Pusat Muhammadiyah Bidang Hukum dan HAM.
Simak berita terbaru dan kabar terbaru melalui Google News harianjatim.com. Atau melalui aplikasi HarianjatimCom dan saluran Harian Jatim di WhatsApp
(jd/red)


