Reporter: harianjatim
Sumenep-harianjatim.com. Laju inflasi tahunan Kabupaten Sumenep pada April 2026 tercatat sebesar 4,13 persen. Angka ini dipengaruhi oleh sejumlah komoditas, termasuk emas perhiasan yang memberikan kontribusi cukup besar.
Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Sumenep, Handoyo Wijaya, menjelaskan bahwa tingginya pengaruh emas tidak terlepas dari kebiasaan konsumsi masyarakat setempat. Dalam perhitungan Indeks Harga Konsumen (IHK), emas perhiasan memiliki bobot yang relatif besar dibandingkan beberapa daerah lain.
“Ketika harga emas naik, dampaknya langsung terasa pada inflasi Sumenep karena tingkat konsumsinya cukup tinggi di masyarakat,” ujarnya, dikutip dari laman RRI
Ia menambahkan, tren kenaikan harga emas sudah berlangsung sejak akhir 2025 dan masih berlanjut hingga tahun ini. Meski sempat stabil di awal 2026, harga belum menunjukkan penurunan yang berarti.
Selain emas, sejumlah kebutuhan pokok seperti beras juga ikut mengalami kenaikan harga, meskipun cenderung bersifat musiman. Hal ini menunjukkan bahwa pergerakan inflasi dipengaruhi oleh berbagai faktor, baik dari komoditas kebutuhan sehari-hari maupun non-pokok.
Bagi sebagian masyarakat, kenaikan harga tentu dirasakan dalam aktivitas sehari-hari, terutama ketika menyangkut kebutuhan rumah tangga. Karena itu, Handoyo mengingatkan bahwa inflasi sebaiknya dipahami tidak hanya dari angka persentase, tetapi juga dari kondisi harga di lapangan.
Ia juga menekankan pentingnya perhatian bersama terhadap inflasi, mengingat dampaknya terhadap daya beli masyarakat dalam jangka panjang.
“BPS menyajikan data dan faktor pemicunya. Selanjutnya, intervensi menjadi ranah pemerintah daerah dan pihak terkait,” katanya.
Dengan memahami faktor-faktor yang memengaruhi inflasi, diharapkan langkah penanganan yang diambil dapat lebih tepat sasaran dan mampu menjaga kestabilan ekonomi daerah sekaligus melindungi daya beli masyarakat.
Simak berita terbaru dan kabar terbaru melalui Google News harianjatim.com dan Saluran WhatsApp. Ikuti terus updatetopik ini dan notifikasi penting di Aplikasi Harianjatim.com.
(RRI/red)


