Reporter: harianjatim
Malang-harianjatim.com. Kemampuan berkomunikasi menjadi salah satu keterampilan yang semakin penting di era modern. Berangkat dari kebutuhan tersebut, Vernon EDU menggelar Story Telling Competition 2026 sebagai wadah bagi anak-anak untuk mengembangkan keberanian, kreativitas, dan kemampuan berbicara di depan umum.
Kompetisi yang berlangsung di Nakoa Social Space, Kota Malang, itu diikuti peserta berusia 7–9 tahun dan 10–12 tahun. Melalui kegiatan tersebut, anak-anak diberi kesempatan mengekspresikan ide dan cerita mereka secara kreatif di hadapan publik.
Department Leader Communication Vernon EDU, Tanti, mengatakan bahwa kemampuan storytelling merupakan fondasi penting dalam membangun keterampilan komunikasi sejak usia dini.
Menurut dia, aktivitas bercerita tidak hanya melatih anak menyampaikan pesan dengan baik, tetapi juga membantu mengembangkan kemampuan berpikir, memahami emosi, serta membangun interaksi sosial yang sehat.
“Storytelling membantu anak-anak menyampaikan gagasan dan perasaan mereka dengan lebih percaya diri. Kemampuan ini akan menjadi bekal penting, baik dalam dunia pendidikan maupun kehidupan sehari-hari,” ujar Tanti.
Dalam kompetisi tersebut, peserta dinilai berdasarkan sejumlah aspek, antara lain penghayatan dan ekspresi, artikulasi, kualitas vokal, penguasaan panggung, serta kreativitas dalam penyampaian cerita.
Tanti menilai kompetisi semacam ini memiliki manfaat yang lebih luas daripada sekadar ajang perlombaan. Kegiatan tersebut menjadi sarana bagi anak-anak untuk melatih mental, meningkatkan rasa percaya diri, sekaligus belajar menghadapi audiens sejak dini.
Selain itu, peserta juga diperkenalkan pada konsep storytelling modern melalui teknik adlips speaking, yakni kemampuan menyampaikan pesan secara singkat, fokus, dan menarik. Pendekatan tersebut diharapkan membantu anak memahami bahwa keterampilan berbicara dapat diterapkan dalam berbagai situasi dan profesi.
Tingginya antusiasme masyarakat terhadap program pengembangan bakat anak menjadi salah satu alasan Vernon EDU berkomitmen menghadirkan kegiatan serupa secara berkelanjutan. Ke depan, kompetisi ini direncanakan menjangkau peserta mulai tingkat sekolah dasar hingga perguruan tinggi, dengan kategori Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris.
Melalui Story Telling Competition 2026, Vernon EDU berharap dapat berkontribusi dalam membentuk generasi muda yang tidak hanya cakap berkomunikasi, tetapi juga memiliki karakter kuat, empati, kreativitas, serta keberanian untuk menyampaikan gagasan di ruang publik.
Simak berita terbaru dan kabar terbaru melalui Google News harianjatim.com. Ikuti terus update topik ini dan notifikasi penting di Aplikasi Harianjatim.com.
(rls/red)


