Reporter: harianjatim
Lamongan-harianjatim.com. Mahasiswa Kuliah Universitas Negeri Malang Belajar Bersama Masyarakat (UM BBM) memperkuat pelayanan kesehatan berbasis masyarakat melalui Program POSKESA (Pendampingan Posbindu dan Posyandu untuk Kesehatan Masyarakat) di Desa Bulumargi, Kecamatan Babat, Kabupaten Lamongan.
Program tersebut menjadi bentuk kontribusi mahasiswa dalam mendukung keberlanjutan layanan kesehatan desa melalui kolaborasi bersama kader kesehatan, bidan desa, pemerintah desa, dan masyarakat.
Koordinator Program POSKESA, Naila Ayu Shalsabila, mengatakan kegiatan pendampingan ini tidak hanya menjadi bagian dari pengabdian mahasiswa, tetapi juga upaya untuk membantu meningkatkan peran kader kesehatan dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.
“Melalui Program POSKESA, kami ingin hadir bersama masyarakat dan membantu memperkuat pelayanan kesehatan yang sudah berjalan. Peran kader sangat penting karena menjadi garda terdepan dalam pemantauan kesehatan warga, terutama lansia,” ujar Naila.
Menurut dia, keterlibatan mahasiswa dalam kegiatan Posbindu dilakukan secara langsung mulai dari membantu proses registrasi peserta, penimbangan berat badan, pengukuran tekanan darah, pencatatan keluhan kesehatan, hingga mendampingi peserta saat pemeriksaan oleh tenaga kesehatan.
Kegiatan Posbindu yang berlangsung pada 24 Juni 2026 tersebut juga diawali dengan senam bersama para lanjut usia. Aktivitas itu menjadi bagian dari upaya promotif untuk menjaga kebugaran tubuh sekaligus membangun kesadaran masyarakat mengenai pentingnya pola hidup sehat.
Selain pemeriksaan kesehatan rutin, kegiatan kali ini juga menghadirkan pemeriksaan kesehatan mata bagi para lansia. Pemeriksaan tersebut bertujuan mendeteksi lebih dini gangguan penglihatan yang dapat memengaruhi aktivitas sehari-hari.
Peserta yang membutuhkan juga mendapatkan bantuan kacamata sesuai hasil pemeriksaan. Layanan tersebut mendapat respons positif karena membantu meningkatkan kualitas hidup serta mendukung kemandirian lansia.
Naila menjelaskan, keberhasilan kegiatan tidak terlepas dari kerja sama berbagai pihak yang terlibat. Mahasiswa UM BBM berperan sebagai pendamping yang membantu mengatur alur pelayanan dan mendukung kader kesehatan agar kegiatan berjalan lebih tertib.
“Kolaborasi antara mahasiswa, kader kesehatan, bidan desa, pemerintah desa, dan masyarakat menjadi kunci agar pelayanan kesehatan di tingkat desa semakin kuat dan berkelanjutan,” katanya.
Melalui POSKESA, mahasiswa UM BBM berharap masyarakat semakin aktif memanfaatkan layanan Posbindu sebagai sarana deteksi dini penyakit tidak menular serta pemantauan kondisi kesehatan secara berkala.
Program tersebut menjadi gambaran bahwa pengabdian mahasiswa tidak hanya dilakukan melalui kegiatan seremonial, tetapi melalui keterlibatan nyata dalam menjawab kebutuhan masyarakat.
Dengan adanya sinergi lintas sektor, Desa Bulumargi diharapkan mampu membangun budaya hidup sehat sekaligus memperkuat pelayanan kesehatan yang inklusif, mandiri, dan berkelanjutan.
Simak berita terbaru dan kabar terbaru melalui Google News harianjatim.com. Ikuti terus update topik ini dan notifikasi penting di Aplikasi Harianjatim.com.
(Naila/Red)


