Jaring Bibit Penulis Kritis, Dispusip Probolinggo Bekali 50 Pelajar Jelang Lomba Resensi Buku 2026

  • Bagikan

Probolinggo.HarianJatim.Com– Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispusip) Kabupaten Probolinggo menggelar Pembekalan Peserta Lomba Resensi Buku Berbasis Koleksi Perpustakaan Tingkat SMP/MTs dan SMA/SMK/MA/Sederajat Tahun 2026 pada Kamis (6/8/2026) di Ruang Pustakaloka, Kantor Dispusip Kabupaten Probolinggo. Kegiatan ini diikuti 50 pelajar hasil seleksi dewan juri, yang terdiri dari 25 siswa jenjang SMP/MTs dan 25 siswa jenjang SMA/SMK/MA se-Kabupaten Probolinggo.

Acara dibuka langsung oleh Kepala Dispusip Kabupaten Probolinggo, Ulfiningtyas, S.H., M.M. Dalam sambutannya, ia menyampaikan bahwa lomba resensi buku digelar sebagai respons atas derasnya arus informasi di era digital yang tidak selalu diiringi kebenaran. Menurutnya, siswa yang terbiasa membaca tuntas dan mengulas isi buku akan tumbuh menjadi pribadi yang kritis dan tidak mudah terpapar hoaks.

“Anak yang rajin membaca dan mampu membuat resensi, dia adalah anak yang kebal hoaks, karena dia terbiasa berpikir, menganalisis, dan menyampaikan pendapat,” ujar Ulfiningtyas.

Ia menjelaskan, melalui kegiatan meresensi buku, para pelajar dilatih tiga kemampuan sekaligus, yaitu menumbuhkan minat baca karena harus menuntaskan bacaan terlebih dahulu, mengasah kemampuan berpikir kritis dalam menilai kelebihan dan kekurangan sebuah buku, serta melatih keterampilan menulis dan berbicara di depan umum.

Selama pembekalan, peserta menerima materi dari dua narasumber, yakni seorang praktisi/pegiat literasi dan seorang akademisi, yang membekali teknik dasar penulisan resensi sebelum peserta terjun ke tahap kompetisi. Ulfiningtyas berpesan agar para peserta tidak takut salah, sebab keberanian untuk membaca, menulis, dan tampil ke depan dinilai lebih penting daripada sekadar meraih gelar juara.

Panitia penyelenggara menyebutkan, kegiatan ini dilatarbelakangi rendahnya minat baca masyarakat Indonesia. Berdasarkan data UNESCO tahun 2024, hanya 1 dari 1.000 masyarakat Indonesia yang memiliki minat baca tinggi, sementara hasil PISA 2022 menempatkan kemampuan membaca siswa Indonesia di peringkat 68 dari 79 negara. Kondisi tersebut mendorong Dispusip Kabupaten Probolinggo menjadikan lomba resensi sebagai salah satu program untuk mendorong siswa membaca minimal satu buku nonpelajaran setiap bulan.

Kegiatan yang dibiayai melalui Dana Alokasi Khusus (DAK) Non Fisik Perpustakaan Nasional Tahun Anggaran 2026 ini juga menjadi bagian dari sejumlah program literasi yang dijalankan Dispusip Kabupaten Probolinggo, termasuk mobil perpustakaan keliling dan pojok baca. Melalui rangkaian program tersebut, Dispusip berharap dapat mewujudkan generasi muda Probolinggo yang gemar membaca, kritis, kreatif, dan berkarakter, sejalan dengan visi “Generasi Probolinggo Cerdas Berbasis Literasi”.

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

banner 728x90
"meci việt nam on x : "meci việt nam chúng tôi là “ô sin” nhà xưởng mỗi nhà xưởng đều có những vấn đề cần xử lý đúng lúc.