Reporter: harianjatim
Sumenep-harianjarim.com. Upaya mencegah anemia sejak usia remaja terus diperkuat Pemerintah Kabupaten Sumenep, Jawa Timur. Salah satunya melalui Gerakan Bersama Minum Tablet Tambah Darah atau GEBASMIA yang menyasar remaja putri di lingkungan sekolah.
Kegiatan GEBASMIA digelar di SMP Guluk-Guluk, Kabupaten Sumenep, Senin (7/9/2026). Kegiatan tersebut menyasar 50 siswa dan siswi serta dihadiri Tim Promosi Kesehatan Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (Dinkes-P2KB) Kabupaten Sumenep bersama Tim PKK Pokja 4 Kabupaten Sumenep.
Kepala Dinkes-P2KB Kabupaten Sumenep drg. Ellya Fardasah mengatakan, edukasi mengenai anemia penting diberikan sejak remaja. Sebab, kondisi kesehatan remaja putri saat ini dapat menjadi bagian dari penentu kesehatan mereka ketika memasuki usia reproduksi.
Menurut Ellya, GEBASMIA tidak sekadar mendorong remaja untuk mengonsumsi Tablet Tambah Darah (TTD), tetapi juga membangun kesadaran mengenai pentingnya menjaga kesehatan dan memenuhi kebutuhan zat besi.
“Pencegahan anemia perlu dilakukan sejak remaja. Mereka perlu mengetahui pentingnya menjaga kadar hemoglobin dan memenuhi kebutuhan zat besi bagi tubuh,” ujar Ellya.
Anemia merupakan kondisi ketika tubuh kekurangan sel darah merah atau kadar hemoglobin berada di bawah normal. Pada remaja, kondisi tersebut dapat memengaruhi aktivitas sehari-hari, termasuk kemampuan berkonsentrasi saat mengikuti pembelajaran.
Gejala anemia antara lain dapat berupa 5L, yakni lemas, letih, lesu, lelah, dan lalai.
Karena itu, Dinkes-P2KB Sumenep mendorong konsumsi TTD secara rutin sebagai salah satu langkah pencegahan anemia pada remaja putri.
Kebijakan tersebut sekaligus menjadi bagian dari upaya jangka panjang pemerintah daerah dalam memutus mata rantai persoalan gizi dan mencegah stunting.
“Remaja putri merupakan calon ibu. Karena itu, menjaga kesehatan dan mencegah anemia sejak sekarang menjadi investasi untuk kesehatan generasi berikutnya,” kata Ellya.
Menurut dia, pencegahan stunting tidak dapat dilakukan hanya ketika seorang perempuan sudah hamil. Intervensi perlu dimulai lebih awal, termasuk melalui peningkatan pengetahuan dan kesadaran kesehatan pada masa remaja.
Pendekatan tersebut membuat sekolah menjadi salah satu ruang strategis untuk membangun perilaku hidup sehat. Melalui kegiatan edukasi, siswa tidak hanya mendapatkan informasi mengenai anemia, tetapi juga memahami pentingnya menjaga pola makan dan memenuhi kebutuhan zat besi.
Dinkes-P2KB Sumenep juga mendorong keterlibatan keluarga dalam mendukung kebiasaan sehat remaja. Pengetahuan yang diperoleh di sekolah diharapkan dapat diteruskan ke lingkungan keluarga sehingga pencegahan anemia menjadi gerakan bersama.
Keterlibatan Tim PKK Pokja 4 Kabupaten Sumenep dalam kegiatan GEBASMIA menjadi bagian dari penguatan kolaborasi lintas sektor dalam upaya meningkatkan kesadaran kesehatan masyarakat.
Ellya menegaskan, keberhasilan pencegahan anemia membutuhkan keterlibatan berbagai pihak, mulai dari pemerintah, sekolah, keluarga hingga masyarakat.
“Upaya menjaga kesehatan remaja tidak bisa dilakukan sendiri. Sekolah, keluarga, masyarakat, dan pemerintah perlu bergerak bersama agar pencegahan anemia dapat berjalan secara berkelanjutan,” ujarnya.
Melalui GEBASMIA, Dinkes-P2KB Sumenep terus mendorong pendekatan promotif dan preventif dalam pelayanan kesehatan. Upaya tersebut diarahkan agar masyarakat tidak hanya datang ke fasilitas kesehatan ketika sakit, tetapi juga memiliki kesadaran untuk menjaga kesehatan sejak dini.
Program pencegahan anemia pada remaja pun diharapkan tidak berhenti pada kegiatan sosialisasi. Perubahan perilaku, kepatuhan mengonsumsi TTD sesuai anjuran, serta dukungan keluarga dan sekolah menjadi bagian penting untuk memastikan upaya tersebut memberikan manfaat jangka panjang.
Dengan memperkuat intervensi sejak usia remaja, Pemkab Sumenep berupaya menyiapkan generasi yang lebih sehat sekaligus mendukung agenda penurunan stunting dan peningkatan kualitas sumber daya manusia di daerah.
Simak berita terbaru dan kabar terbaru melalui Google News harianjatim.com. Ikuti terus update topik ini dan notifikasi penting di Aplikasi Harianjatim.com.
(ikn/red)


