Dua Siswi MA Al-Huda Sumenep Berprestasi di Lomba Cerpen Tingkat Jawa Timur

  • Bagikan
Dua siswi MA Al-Huda, Pondok Pesantren Arrahman, Desa Lembung Barat, Kecamatan Lenteng, Sumenep, menunjukkan piagam penghargaan dan trofi setelah meraih juara II dan juara harapan dalam lomba menulis cerpen tingkat Jawa Timur pada ajang Semarak Lomba Hari Santri Nasional 2026 yang diselenggarakan MA Annuqayah, Guluk-Guluk, Sumenep. (foto: for harianjatim)

Reporter: harianjatim

Sumenep-harianjatim.com. Dua siswi Madrasah Aliyah (MA) Al-Huda, Pondok Pesantren Arrahman, Desa Lembung Barat, Kecamatan Lenteng, Kabupaten Sumenep, meraih prestasi dalam lomba menulis cerita pendek (cerpen) tingkat Jawa Timur.

Dalam ajang Semarak Lomba Hari Santri Nasional (HSN) 2026 yang diselenggarakan MA Annuqayah, Guluk-Guluk, Sumenep, Wilda Lailatun Nisak meraih juara II, sedangkan Wasilah memperoleh juara harapan pada kategori lomba menulis cerpen.

Capaian tersebut menjadi kebanggaan bagi keluarga besar MA Al-Huda dan Pondok Pesantren Arrahman. Prestasi itu juga menunjukkan bahwa santri memiliki peluang untuk mengembangkan kemampuan literasi dan berkompetisi melalui karya tulis.

Wakil Kepala MA Al-Huda Bidang Kesiswaan, Khairul Hasan, menyampaikan rasa syukur atas pencapaian kedua siswi tersebut. Ia berharap prestasi itu dapat memotivasi siswa lain untuk mengembangkan bakat dan berani mengikuti kompetisi di berbagai tingkatan.

“Alhamdulillah, kami bersyukur atas prestasi yang diraih Wilda Lailatun Nisak dan Wasilah. Capaian ini menjadi kebanggaan bagi keluarga besar MA Al-Huda dan Pondok Pesantren Arrahman. Semoga prestasi ini memotivasi siswa lainnya untuk terus belajar, berkarya, dan berani berkompetisi,” ujar Khairul.

Menurut dia, prestasi di bidang kepenulisan menjadi pengingat pentingnya memberi ruang bagi siswa untuk mengembangkan kreativitas dan kemampuan literasi. Menulis cerpen, misalnya, dapat melatih siswa mengolah gagasan, membangun imajinasi, dan menyampaikan pesan melalui tulisan.

Pengembangan literasi juga menjadi bagian penting dalam pendidikan di lingkungan madrasah dan pesantren. Selain memperkuat pengetahuan keagamaan, kemampuan membaca dan menulis dapat membantu santri mengembangkan daya pikir kritis serta menyampaikan gagasan secara terstruktur.

Khairul berharap capaian Wilda dan Wasilah menjadi motivasi bagi siswa MA Al-Huda lainnya untuk terus mengasah kemampuan, menghasilkan karya, dan mengharumkan nama madrasah.

Prestasi tersebut sekaligus menjadi dorongan bagi lingkungan pendidikan pesantren untuk terus mendukung pengembangan bakat dan minat santri, baik di bidang akademik maupun nonakademik.


Simak berita terbaru dan kabar terbaru melalui Google  News harianjatim.com. Ikuti terus update topik ini dan notifikasi penting di Aplikasi Harianjatim.com.

Download sekarang!

(red)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

banner 728x90