Miliaran Rupiah Digelontorkan untuk Pembangunan Jalan Pantura Pamekasan

  • Bagikan
Bupati Pamekasan Badrut Tamam menaiki sepeda menelusuri mulusnya jalan raya di Kabupaten Pemakasan. (Foto: dok Pemkab Pemekasan)

Reporter : Yanto

Pamekasan-harianjatim.com. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pamekasan, Madura, Jawa Timur akan kembali melakukan peningkatan jalan di wilayah pantura pada tahun 2022.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Pamekasan, Muharram mengungkapkan, ada dua akses di wilayah pantura tahun ini akan digarap setelah puluhan tahun tidak pembangunan. Yaitu akses jalan dari Desa Buruh Barat menuju Desa Pangereman dan dari Desa Pangereman hingga Palengaan.

Adapun panjang jalan yang akan dibangun dari Buruh Barat-Pangereman sekitar 1,8 kilo meter dengan anggaran Rp 2,8 miliar. Sementara dari Desa Pangeremen menuju pasar Palengaan sekitar 500 meter dengan anggaran Rp 2 miliar.

“Syukur alhamdulillah tahun ini kita bisa menganggarkan jalan dari Desa Bujur Barat hingga Pangereman. Kemudian dari Palengaan menuju Pangereman, insyaallah tahun ini tuntas,” kata Muharram saat survei lokasi bersama Bupati Pamekasan, Baddrut Tamam.

Menurutnya, pembangunan akses jalan tersebut sementara fokus pada peningkatan, bukan pelebaran jalan karena keterbatasan anggaran. Namun, ada sungai longsor di akaes jalan Pangereman-Palengaan yang sama-sama membutuhkan perbaikan.

“Mudah-mudahan, itu (sungai longsor, red) kan masih milik masyarakat. Sementara itu, kami komunikasi dengan pak camat juga melalui kepala desa musyawarah bagaimana bisa diperbaiki. Ya, mudah-mudahan ada kerelaan lah dari warga,” tandasnya.

Muharram berharap, dokumen perencanaan peningkatan jalan itu bisa selesai pada bulan Maret, dan lelang dapat direalisasikan pada Mei 2022. Sehingga, proyek jalan tersebut segera dinikmati masyarakat.

Bupati Pamekasan, Baddrut Tamam akan terus membangun beberapa poros jalan yang menjadi kewenangan pemerintah kabupaten (pemkab). Mengingat, infrastruktur merupakan salah satu program prioritas selama kepemimpinannya. Tentu dengan volume yang mencukupi karena anggaran tidak cukup untuk menutupi seluruh jalan yang rusak.

“Prinsipnya terus kita bangun. Karena membangun jalan itu sama halnya dengan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Dengan demikian, hasil bumi milik petani bisa segera sampai ke pasar,” jelas dia.

Sumber : pamekasankab.go.id

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

banner 728x90
Verified by MonsterInsights
Free ad network. Booking todo incluido ofertas al caribe.