Reporter: Junaidi
Sumenep.harianjatim.com. Sejumlah warga di Dusun Guk Tabun Barat, Kecamatan Ganding, Kabupaten Sumenep, Jawa Timur tidak mempersoalkan hilangnya mesin bor yang berujung hingga pelaporan kepada penegak hukum.
“Tidak ada yang mempersoalkan hilangnya mesin bor itu. Masyarakat sudah memaafkan dan menganggap persoalan tersebut selesai,” kata Romli, salah satu masyarakar Dusun Guktabun Barat, Desa Gadu Timur.
Bahkan kata dia masyarakat sudah membuat pernyataan jika tidak akan membawa persoalan tersebut sampai ke meja hijau. Alasannya, karena barang yang diduga hilang itu sudah dikembalikan.
Apalagi lanjut Romli, mesin Bor berupa diesel bantuan dari TNI Manunggal Masuk Desa (TMMD) tahun 2015 itu bukan hilang karena dicuri.
“Yang perlu diluruskan sepanjang ini di desa kami tidak ada pencurian mesin bor. Itu hanya salah persepsi saja, silahkan kroscek sendiri,” jelas dia.
Bahkan Idris menjamin tidak satupun warga di Dusun Guk Tabun Barat yang mempersoalkan masalah tersebut.
“Intinya warga disini sudah memaafkan. Kami harap jangan dibuat blunder yang sampai mengganggu kenyamanan warga. Jika ini terus dilakukan, tidak menutut kemungkinan warga melakukan perlawanan,” tegasnya.
Baca Juga : Alasan Polisi Hentikan Penyidikan Kasus Pencurian di Toko Unggas
(Jd/Red)


