Menjalani Hidup Minimalis

  • Bagikan

Judul Buku : Seni Hidup Minimalis
Penulis : Francine Jay
Penerbit : PT Gramedia Pustaka Utama, Jakarta
Tebal : 262
Cetakan : 2019
Harga Buku : Rp. 50.000,00
Nama : Firza Noverizq Nastasyaputri*


Pernahkah anda memiliki rasa tidak nyaman tentang tinggal di rumah kecil yang berantakan? anda diajak untuk mulai membersihkan dan menjalani gaya hidup minimalis dengan membaca buku ini. Menjalani gaya hidup minimalis membawa kedamaian batin diri anda. Gaya hidup minimalis tidak hanya menenangkan jiwa, tetapi itu juga memungkinkan kita untuk memotong biaya dengan melepaskan pengeluaran yang tidak perlu. Buku Seni Hidup Minimalis ini merupakan buku yang diterjemahkan oleh Francine Jay, yang menguraikan langkah-langkah yang diperlukan untuk menjalani gaya hidup minimalis. Dari cara berpikir hingga metode yang digunakan untuk menciptakan seni hidup minimalis, pembaca buku ini diajak untuk menyelidiki sangkut paut bagaimana kehidupan minimalis. Buku ini dibagi menjadi empat bagian.

Bagian pertama mencakup ide dasar dan menjelaskan bagaimana kita dapat mengidentifikasi setiap barang yang kita miliki. Bagian STREALINE adalah bagian kedua, dan membahas tentang tips hidup minimalis seperti Start Over (mulai dari awal), Trash, treasure, or transfer (buang, simpan, atau berikan), Reason for each item menjelaskan mengapa setiap item ada, Everything in its place menjelaskan seharusnya semua barang ada pada tempatnya, All surfaces clear Semua permukaan bersih) Modules (Ruang), Limit (Batas), If one comes in, one goes out (Satu masuk, satu keluar), Narrow down (Kurangi), Everyday maintenance (Perawatan setiap hari). Bagian spasial, yang berfokus pada bagaimana kita menggunakan ruang-ruang ini secara efektif dan bijaksana, adalah bagian ketiga. Anda akan mengalami kebahagiaan yang lebih besar di rumah dengan ruang yang cukup dan tidak berantakan. Dan juga akan memiliki banyak waktu dan fleksibilitas untuk tumbuh sebagai individu di rumah dengan sedikit barang. Tentukan: Apa yang terjadi jika rumah itu memiliki banyak barang apalagi banyak yang menumpuk? bisa menimbulkan stress. Hal ini dikarenakan ketika kita memiliki banyak barang, kita perlu berhati-hati untuk membersihkan dan merawatnya agar tidak kotor dan cepat rusak.Selain itu, kita harus membayar biaya perawatannya. Bagian terakhir dari buku ini adalah yang keempat, dan membahas tentang bagaimana kita hidup. Misalnya, jika kita ingin memulai hidup minimalis, kita harus memulainya dari diri kita sendiri. Kita tidak perlu meminta anggota keluarga kita untuk berbenah karena jika kita memulai sesuatu yang bermanfaat, kita akan mendapat manfaat dan bermanfaat bagi orang lain juga. Selain untuk kebahagiaan kita sendiri, kehidupan keluarga yang minimalis juga sangat bermanfaat bagi masyarakat dan alam sekitar kita. Misalnya, dalam menangani masalah sampah, gaya hidup minimalis memungkinkan kita untuk mendaur ulang sampah melalui metode pengurangan, penggunaan kembali, dan daur ulang. Mencegah penggunaan produk sekali pakai dan memilih produk yang tahan lama adalah langkah tambahan yang dapat kita lakukan. ambil untuk melestarikan alam. Kita bisa terinspirasi untuk berbenah agar hidup lebih minimalis dan produktif dengan mengikuti saran di atas.

Selain itu, penulis menegaskan bahwa tidak semua barang harus milik kita sendiri. Miliki barang yang benar-benar memenuhi kebutuhan kita. Jika kita bisa menikmati karya master dengan pergi ke museum, kita tidak perlu memiliki koleksi yang bisa memenuhi ruang di rumah. Saat membeli deterjen, tidak perlu mengambil/menerima hadiah piring cantik. Cobalah untuk tidak membeli/memiliki barang yang sudah ada di rumah. Seperti meja dan kursi tidak harus di setiap ruangan dan beberapa dari setiap sudut rumah yang aneh harus diisi dengan produk. Seni Hidup Minimalis memberi kita perspektif baru tentang hidup. Dengan memiliki lebih sedikit barang, kita dapat menjalani hidup yang lebih bahagia dan melindungi lingkungan. Terutama bagi kita yang masih menikmati membeli barang secara mendadak tanpa benar-benar memikirkan apa kita perlu atau hanya ingin. Selain itu, saran dalam buku ini membantu kita menghindari keinginan untuk terus-menerus mendapatkan barang baru sambil tetap mempertahankan barang lama kita.

Keunggulan Buku

Siapa pun, terutama orang dewasa yang ingin mulai memperbaiki diri dengan menjalani gaya hidup minimalis, harus membaca buku ini. Agar kita dapat dengan mudah mengamalkan nasihat dalam buku ini, ia masuk ke dalam detail dan menggambarkan lingkungan kehidupan sehari-hari. Menurut buku ini, menjalani gaya hidup minimalis juga bisa membantu kita menjadi lebih bersyukur, menyejukkan jiwa, dan menyebarkan pengaruh positif bagi alam dan sesama. Buku ini cocok untuk orang yang boros dan membeli barang-barang yang tidak penting.

Kelemahan Buku

Walaupun ada sedikit kekurangan, saya yakin buku ini secara keseluruhan cukup baik untuk menginspirasi semangat hidup minimalis. Bab ketiga buku ini lemah karena menurut saya bahasa yang digunakan di sana membosankan karena terlalu mudah ditebak dan tidak menarik. Buku ini cocok untuk Anda gunakan untuk mengatasi hal tersebut, berdasarkan review saya saja. Jika anda mencari sebuah cara membersihkan rumah atau mengendalikan kekacauan di rumah Anda, buku ini bisa membantu.


*Peresensi merupakan mahasiswa Teknik Industri, Universitas Muhammadiyah Malang.

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

banner 728x90
Verified by MonsterInsights
earn money with martin. punta cana : lujo, aventura y las playas más vibrantes.