Reporter: harianjatim
Magetan-harianjatim.com. Empat benda cagar budaya di Desa Tapen, Kecamatan Lembeyan, Magetan, Jawa Timur hilang. Lenyapnya benda yang dilindungi negara itu diduga dicuri.
“Ada dua batu kenong dan dua batu yoni di punden yang hilang,” kata salah satu pegiat budaya di Magetan, Setyono, sebagaimana dilansir dar rasifm.co.id.
Menurut dia, hilangnya benda tersebut diketahui sekitar satu bulan lalu dan sudah diketahui warga. Namun, warga mengaku tidak tahu cara untuk melaporkan pada pemerintah.
“Saya dapat informasi tadi pagi, tapi benda cagar budaya tersebut dicuri oleh orang sejak sebulan yang lalu. Warga bingung mau lapor ke siapa,” imbuhnya.
Menurut Setyono, keempat benda cagar budaya itu merupakan peninggalan zaman kerajaan Hindu. Punden yang menjadi tempat tersimpannya empat benda cagar budaya itu diduga sebagai tempat pemujaan pada zaman Kerajaan Hindu.
Setyono menambahkan, hilangnya empat benda cagar budaya itu diduga berhubungan dengan pencurian benda cagar budaya di Desa Sukowidi.
“Diperkirakan merupakan tempat pemujaan di zaman Hindu. Kemungkinan besar pelakunya sama dengan yang di Slumpang Sukowidi itu,” ucapnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Magetan Joko Trihono mengaku mendapat informasi hilangnya benda cagar budaya di Desa Tapen pada Kamis pagi. Ia menyayangkan aksi orang tak bertanggung jawab yang mencuri benda cagar budaya itu.
Baca Juga : Pulang Ngaji, Siswa SD di Sumenep Dikabarkan Hilang Terhanyut Arus
Ikuti informasi terkini melalui harianjatim.com.
(red)


