Reporter: harianjatim
Sumenep-harianjatim.com. Pemerintah Kabupaten Sumenep, Jawa Timur mulai menyambut Diaspora mudik 2024 dengan menyusun berbagai event prioritas yang imbasnya mampu mendongkrak perekonomian di kabupaten berlambangkan kuda terbang ini.
Event tahunan Pemkab Sumenep itu dipersiapkan untuk persiapan awal lebaran Idul Fitri 1445 Hijriayah. Itu dilakukan untuk menyambut para perantau asal Sumenep yang hendak pulang kampung serta wisatawan yang hendak berkunjung di kabupaten ujung timur pulau madura ini.
“Diaspora mudik lebaran 2024 ini, selain momentum silaturrahmi jangan dimaknai sebatas kegiatan ceremonial saja, lebih dari itu kita upayakan bersama agar sektor pariwisata di Suemenep berdampak juga pada pelaku UMKM di sektor ekonomi daerah,” kata Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo.
Fauzi memetakan sejumlah objek Wisata prioritas yang dikelola Pemerintah Kabupaten Sumenep, yakni Wisata Pantai Lombang, yang memiliki potensi pemberdayaan ekonomi UMKM, Pantai Slopeng dan Museum Keraton.
“Dipantai Lombang itu para pelaku UMKM bisa memasarkan kuliner, maupun souvenir yang berdampak positif disektor ekonominya,” jelas dia.
Politisi yang juga Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Sumenep ini melihat diaspora mudik tahun ini tak hanya dimaknai sekedar kumpul-kumpul atau pulang kampung.
“Momen inilah yang kita manfaatkan dengan menyelenggarakan event berbeda, warga yang mudik, selain terhibur bisa menceritakan kepada masyarakat luar terkait wisata kita di Sumenep, termasuk kekayaan budaya dan kuliner khas daerah,” ujar dia.
Kepala Dinas Kebudayaan Pemuda Olahraga dan Pariwisata (Disbudporapar) Sumenep, Mohammad Iksan mengatakan, dalam rangka menyambut Diaspora mudik tahun ini akan diadakan Festival Layangan LED yang akan dipusatkan di Wisata Pantai Lombang.
“Kegiatan ini akan digelar malam hari, tepatnya awal hari raya Idul Fitri 2024,” kata dia.
Nantinya lanjut dia, pelaksanaan event tersebut akan dilaksanakan dengan bekerjasama denga Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwi) setempat.
“Kami juga selalu inten berkoordinasi dengan BMKG (Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika) agar kegiatan ini berjalan lancar,” ungkap Iksan.
Dia berharap masyarakat aktif menadukung suksesnya acara tersebut. Event ini sebagai ajang untuk mengenalkan wisata, budaya dan kuliner khas Sumenep kepada para Diaspora saat mudik ke Sumenep.
“Harapan kami kegiatan ini juga mampu mendongkrak PAD (pendapatan asli daerah). Target khusus Pantai Lombang saat momen lebaran tahun 2024 ini sebesar Rp80 juta,” kata Iksan menegaskan.
Ikuti informasi terkini melalui harianjatim.com.
(red)


