Bojonegoro -Gunung pandan akhir-akhir ini menjadi primadona bagi para pendaki, gunung tertinggi yang berada di ujung selatan kabupaten Bojonegoro dengan ketinggian 897 MDPL ini menyuguhkan pemandangan alam yang menyejukkan mata dan sangat cocok bagi pendaki pemula.
Ada dua jalur pendakian ke puncak gunung pandan, yaitu via Desa Klino Kecamatan Sekar dan via Desa Krondonan Kecamatan Gondang. selama ini banyak pendaki yang memilih melalui jalur via Desa Klino dikarenakan jalur pendakian alternatif dari Desa Krondonan belum banyak yang tahu, padahal jalur ini memiliki banyak potensi diantaranya track yang lebih menantang, pemandangan alam yang bagus, pohon-pohon dan vegetasi yang beraneka ragam serta yang tak kalah menariknya adalah terdapat wisata banyu kuning di kaki gunung pandan jika melalui jalur ini.
Guna memaksimalkan potensi tersebut, Alas Institute bersama Lingkar Pandan Foundation, Pemerintah Kecamatan Gondang, Pemdes Krondonan dan beberapa komunitas pegiat lingkungan melaksanakan jelajah sambil tanam pohon dan berinisiatif membuka jalur pendakian via banyu kuning yang berada di Desa Krondonan agar potensi alam dapat dimanfaatkan dengan baik tanpa merusak ekosistem yang ada.
Danial Abidin dari Alas Institute menyampaikan bahwa sebetulnya jalur pendakian baru ke gunung pandan via banyu kuning pernah diinisiasi sebelumnya oleh relawan dari Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC) melalui ekspedisi gunung pandan. Saat ini kami bersama komunitas Lingkar Pandan dan institusi lainnya memiliki semangat yang sama terkait pemanfaatan potensi yang ada dengan tujuan menggali potensi wisata baru di Bojonegoro dan peningkatan perekonomian bagi warga setempat. Jika diseriusi ada beberapa hal yang perlu diperhatikan antara lain penyediaan akses, fasilitas dan sarana prasarana penunjang, tata kelola, pengurusan ijin pengelolaan ke Perhutani serta yang paling penting adalah komitmen untuk tetap menjaga kelestarian alam.
Lingkar pandan foundation melalui Agus Ryan mengharapkan dengan dibukanya jalur pendakian via banyu kuning ini terdapat kolaborasi semua pihak, apalagi gunung pandan ini berbatasan dengan Kabupaten Nganjuk dan Madiun. Masyarakat setempat sangat terbuka dan antusias jika potensi yang ada dapat dikelola dengan baik untuk menghadirkan manfaat yang lebih besar. Apalagi jalur pendakian baru gunung pandan ini dapat terintegrasi dengan wisata banyu kuning di Desa Krondonan. Selanjutnya kami selaku komunitas lokal di Kecamatan Gondang bersama stakeholder akan mengupayakan agar pemanfaatan potensi alam ini beserta pengelolaannya dapat berjalan sebagaimana ketentuan yang ada.


