Reporter: harianjatim
Sumenep-harianjatim.com. Pondok Pesantren Sumber Mas Rombiya Barat menggelar demonstrasi Amsilah Tasyarif pada Kamis malam, 18 September 2025, bertempat di Aula Utama Pesantren. Kegiatan ini menampilkan delapan santri putri yang terpilih melalui seleksi ketat dari ratusan santri pada periode ini.
Ketua Yayasan Ponpes Sumber Mas, K. Nasai, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan ajang pembuktian kemampuan santri dalam menguasai ilmu alat, khususnya shorof.
“Hafalan tasrifan adalah pintu dasar untuk membaca kitab kuning dengan benar. Dengan penguasaan ini, santri mampu mengetahui harkat kalimat secara tepat,” ujarnya.
Selain tasrifan, Ponpes Sumber Mas juga menetapkan enam program khusus untuk memperkuat kemampuan baca kitab, yakni: Tasrib, Nubdatul Bayan, Parakom, Imriti, dan Al-Fatih. Program ini menjadi kurikulum wajib yang harus dituntaskan oleh seluruh santri sebelum melangkah ke jenjang kajian kitab yang lebih tinggi.
“Jadi mereka juga mengikuti program khusus pesantren, tidak hanya di sekolah formal,” tambah KH. Nasai menegaskan.
Dengan adanya program dan demonstrasi ini, Ponpes Sumber Mas berharap dapat melahirkan generasi santri yang tidak hanya kuat dalam hafalan, tetapi juga siap menjaga tradisi keilmuan pesantren serta mampu menghadapi tantangan pendidikan di masa depan.
Simak berita terbaru dan kabar terbaru melalui Google News harianjatim.com. Atau melalui aplikasi HarianjatimCom.
(Ryan/red)


