Lantik Pengurus PAC, Ini Pesan Khairul Anam, Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Probolinggo

  • Bagikan

Probolinggo, Harianjatim.com – Jajaran Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Kabupaten Probolinggo resmi melantik serentak Pengurus Anak Cabang (PAC) dari 24 kecamatan. Momentum pasca-Hari Raya Idul Adha ini dimanfaatkan oleh partai sebagai tonggak konsolidasi total, sekaligus meluncurkan pesan ideologis utama yang menjadi komitmen dasar gerak perjuangan partai ke depan.

Acara sakral ini dihadiri oleh jajaran fungsionaris teras, di antaranya Sekretaris DPD PDI Perjuangan Jawa Timur Bung Deni Witjaksono beserta rombongan DPD, Anggota DPR RI Fraksi PDI Perjuangan Gus dr. H. Mufti Anam, serta Anggota DPRD Provinsi Jawa Timur H. Edi Paripurna. Panggung pelantikan ini juga dihormati oleh kehadiran tokoh keagamaan terkemuka, seperti Ketua PCNU Kabupaten Probolinggo, Ketua PCNU Kraksaan, dan Ketua PD Muhammadiyah Kabupaten Probolinggo.

Sinergi horizontal antar partai dan birokrasi daerah turut tercermin lewat kehadiran Bupati Probolinggo Gus Haris, Wakil Bupati sekaligus Ketua DPC PKB Lora Fahmi AHZ, Ketua DPRD sekaligus Ketua DPD Golkar Mas Oka, Wakil Ketua DPRD sekaligus Ketua DPC Gerindra H. Zubaidi, serta para pimpinan dari Partai Nasdem, Ketua DPC PPP Kang Mahdi, dan Ketua DPD PKS Mas Rifki.

Dalam orasi politiknya, Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Probolinggo, H. Khairul Anam menyampaikan apresiasi
mendalam kepada pengurus periode sebelumnya yang berhasil merampungkan tahapan Musancab secara
konstitusional mulai dari akar rumput hingga Pleno DPD. Ia menekankan bahwa kerja politik kepengurusan
baru wajib dilandasi oleh semangat ketulusan gotong royong.

Anam menjabarkan secara rinci makna di balik pesan utama tersebut. menurutnya, frasa “seni melayani masyarakat” menempatkan kepentingan wong cilik di atas segala-galanya, mempertegas watak bahwa politik tidak melulu soal perebutan kekuasaan. Hal ini dibuktikan dengan profil kepengurusan yang sangat inklusif, merangkul kader dari lintas ormas keagamaan (NU, Muhammadiyah, Hindu Tengger, serta Kristiani), serta memberikan panggung strategis bagi kaum muda yang nyata terbukti lewat 7 anggota fraksi PDI Perjuangan di parlemen daerah saat ini.

Sementara itu, pilar “struktur yang kuat” dipresentasikan lewat komposisi demografi fungsionaris PAC yang baru dilantik, yang terdiri dari 40,8% Generasi Z (Gen Z), 23,2% Millenial, dan 36,8% Generasi X. Komposisi gender pun sangat kokoh dengan angka keterwakilan perempuan mencapai 41,2% dan laki-laki 58,8%, sebuah ketetapan yang melampaui regulasi kuota perempuan 30% berdasarkan putusan Mahkamah Konstitusi serta selaras dengan amanat UUD NRI 1945.

Terakhir, mengenai “kemandirian yang bermartabat”, Ketua DPC mengingatkan fungsionaris untuk teguh memegang prinsip suci dari Kitab Bhagavad Gita, “Karmanye Vadhikaraste Ma Phaleshu Kadachana” yang berarti fokus pada kewajiban kerja nyata melayani rakyat, bukan pada hasil akhir atau pamrih sepihak. Berbekal soliditas dan kemandirian inilah, DPC PDI Perjuangan mematok target terukur untuk mengamankan 10 Kursi pada Pemilu 2029. (fiq)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

banner 728x90
Verified by MonsterInsights
For me, coding and music production are two sides of the same coin : it’s all about creating something impactful from scratch.