Dirjen Pendis Kementerian Agama RI Giatkan Survey Audit Akurasi Data Pendidikan Islam Di MTsN 1 Tuban

  • Bagikan

Reporter: Ahmad Fauzi

Harianjatim.comTuban-Berdasarkan surat Dirjen Pendis nomor B-243.1/DJ.I/Set.I/PS. 00.1/02/2021 tanggal 3 Februari 2021 perihal pengantar pelaksanaan survey dalam rangka Kegiatan Audit Akurasi Data Pendidikan Islam, pihak perusahaan riset yang ditunjuk Kemenag RI yaitu PT Geo Informasi Sejahtera melaksanakan project Akurasi Data EMIS. Hasyim Asfa’un, petugas yang ditunjuk untuk mensurvey akurasi data EMIS di wilayah Kabupaten Tuban dari Geo Informasi Sejahtera hadir ke MTsN 1 Tuban, Selasa (02/03).

MTsN 1 Tuban merupakan salah satu madrasah terpilih sebagai sampel kegiatan audit akurasi data Education Management Information System (EMIS). Audit ini bertujuan untuk mengukur kualitas data pendidikan islam yang dikelola melalui sistem pendataan EMIS.

Baca Juga :  Merakyat, Dewan Syuro PKB Minta DPP Beri Rekom Ke Sugiri Sancoko

Dari sekitar 52 Kota/Kabupaten se Indonesia yang diambil sebagai sampel akurasi data EMIS ini, termasuk salah satunya, Kabupaten Tuban. Dan Se-Kabupaten Tuban terdapat 10 madrasah (RA, MI, MTs, MA, PK-PPS, PDF, dan SPM) terpilih dan 5 madrasah alternatif yang akan disurvey.
Kepala Madrasah, Tasmo, Kepala Tata Usaha, Abdul Hakam, Wakil Kepala bagian Kurikulum, Zaenul Wahid dan Operator, Daniel Asyhada menerima Hasyim di ruang Kepala MTsN 1 Tuban.

Baca Juga :  Momentum Hari Anak, Bupati Sugiri Bagikan Balon Tebarkan Semangat Optimisme

Tasmo berharap semua data yang dibutuhkan lengkap ada.
“Semoga data-data yang dibutuhkan dapat ditunjukkan lengkap oleh operator dan pihak tata usaha nanti,” harapnya.
Setelah beramah tamah beberapa waktu dilanjutkan survey EMIS di ruang Aula madrasah.

Berbagai data tentang kepegawaian, jumlah ASN laki-laki dan perempuan, jumlah guru bersertitikasi dan penulisan pada data per masing-masing guru, misal penulisan nama, memakai hurup besar semua atau hanya kapital di awal saja dan juga tentang jumlah siswa penerima PIP di teliti oleh Hasyim.

Baca Juga :  Ponpes Nurul Jadid akan Terapkan ISO 21001: 2018

“Alhamdulillah data-data yang kami tilik disini bisa dikatakan lengkap. Semuanya sudah ada,” ujar Hasyim.

“Alhamdulillah, terima kasih atas surveynya. Kalupun ada kekurangan, semoga nanti bisa segera dibenahi,” sahut Tasmo. (Af/Susi)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

banner 336x280