Reporter: harianjatim
Sumenep-harianjatim.com. Kapolres Sumenep AKBP Edo Satya Kentriko mengatakan, terduga pelaku pembuangan bayi perempuan yang ditemukan di belakang Puskesmas Batuan, Sumenep, Jawa Timur masih berstatus pelajar.
“Masih pelajar,” kata Kapolres saat dikonfirmasi media, Senin,
Baca: Pelaku Pembuangan Bayi Perempuan di Belakang Puskesmas Batuan Terungkap
Saat ini kata dia penyidik belum melakukan pemeriksaan terhadap terduga pelaku dikarenakan kondisi kesehatan masih belum stabil dan dalam perawatan di salah satu rumah sakit. Sementara anak yang dibuang sedang di rawat di Puskesmas Batuan.
Aabila kondisi kesehatan sudah pulih kata dia penyidik akan kembali melakukan pemeriksaan terhadap terduga pelaku. Sehingga mata Kapolres sampai saat ini belum ada penetapan tersangka.
“Ini masih calon tersangka dan sedang didalami. Saat ini masih mengutamakan penyelamatan bayi dan ibunya. Karena anaknya tentu butuh asi,” jelas dia.
Ditanya apakah bayi tersebut hasil hubungan gelap, Kapolres belum memberikan keterangan karena belum melakukan pemeriksaan terhadap terduga pelaku. Termasuk juga mengenai apakah terduga pelaku merupakan pengunjung Puskesmas atau bukan.
Baca : Bayi Perempuan Tanpa Busana Ditemukan di Belakang Puskesmas Batuan
Selain itu kata dia, Kapolres belum menentukan potensi adanya tersangka lain selain terduga pelaku.
“Kita berangkat dari pelaku membuang bayi dulu. Kalau ada bukti yang mengarah pada tersangka lain, maka akan kita telusuri,” tegas dia.
Untuk mendalami kasus tersebut kata dia, penyidik telah melakukan pemeriksaan terhadap tiga orang saksi. “Untuk sementara ada tiga orang saksi terutama yang ada di TKP (tempat kejadian perkara),” tegas dia.
Sebelumnya diberitakan, sesosok bayi perempuan ditemukan warga di belakang ruang rawat inap Puskesmas Batuan, Sumenep, Jawa Timur, Minggu, (12/2/2023) sekitat pukul 12.45 Wib.
Setelah dilakukan penenaganan medis, bayi tersebut memiliki berat badan 2 Kg, Lingkar kepala 31 cm, dan panjang badan 45cm.
Setelah dilakukan penyelidikan, terduga pelaku diketahui berinisial FA (18) warga Kecamatan Batuan, Sumenep. Saat ini FA sedang menjalani perawatan medis.
Baca Juga : Soal Bayi Perempuan yang Dibuang, Dinsos Tunggu Selesainya BAP
Ikuti informasi terkini melalui harianjatim.com.
(jd/red)


