
Ponorogo, Harianjatim.com – Dapur SPPG (Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi) Yayasan Darul Istiqomah Ngumpul Balong dikerubungi belatung, Kepala SPPG (Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi) nyatakan fokus hari pernikahan, dapur kurang kontrol.
Adanya belatung yang mengerubungi Dapur SPPG itu karena IPAL MBG (Instalasi Pengolahan Air Limbah Makan Bergizi Gratis) tak berfungsi.
Banyaknya belatung dan genangan air limbah disekitar Dapur SPPG tersebut viral dan adanya laporan dari warga masyarakat, bahwa lokasi Dapur SPPG (Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi) Yayasan Darul Istiqomah Ngumpul Balong dikerubungi belatung, dan ketika di cek benar adanya.
Hal tersebut juga dibenarkan oleh Kepala SPPG Yayasan Darul Istiqomah Ngumpul Balong, Mohammad Khoirul Anam Bahwa kejadian adanya belatung di sekitar halaman Dapur SPPG dan luberan resapan IPAL yang mengakibatkan banyaknya belatung tersebut saat ia fokus acara pernikahan.
“Banyaknya sampah dan adanya belatung itu benar dan itu karena saya kurang kontrol selama beberapa hari, dan video ada belatung di Dapur SPPG itu pas saya izin beberapa hari acara nikah,” terang Kepala SPPG Yayasan Darul Istiqomah Ngumpul Baalong, Mohammad Khoirul Anam.
Mohammad Khoirul Anam juga mengatakan bahwa selama ia izin fokus acara nikahan untuk Dapur SPPG, tanggung jawabnya diserahkan kepada para staf.
Mohammad Khoirul Anam juga mengaku kalau banyaknya belatung yang ada di sekitar Dapur SPPG Yayasan Darul Istiqomah karena IPALnya tersumbat dan belum pernah dibuka sampaai saat ini.
“Itu dari dari IPAL yang tersumbat dan juga belum dibuka kan IPALnya selama ini. Dan Dapurnya sini kan gandengan dengan Dapur Pondok,” ungkapnya.
Dapur SPPG Yayasan Darul Istiqomah Ngumpul Balong ini melayani 37 Sekolahan, 13 Posyandu. Dan total penerima manfaatnya sebanyak 2.420.
“Kita ini melayani 37 Sekolahan, 13 Posyandu, untuk penerima manfaatnya sebanyak 2.420an, kan bisa berubah-rubah. Dan untuk pengiriman setiap senin sampai dengan jum’at, karena dalam peraturan baru ini sabtu tidak ada pengiriman,” tukasnya.

