Oleh : Izatul Amalia*
Sastra adalah cerita yang indah dan menyenangkan. Cerita bisa kita temukan di buku dongeng, majalah anak, atau cerita sebelum tidur. Saat membaca cerita, kita seperti masuk ke dunia baru yang penuh warna. Kita bisa bertemu tokoh-tokoh yang baik hati, pemberani, cerdas, dan juga lucu. Cerita membuat kita merasa senang dan tidak bosan. Membaca juga membuat kita ingin terus membuka halaman berikutnya.
Suatu hari, Rani membaca sebuah buku cerita tentang anak yang ingin menjadi dokter. Saat membaca, Rani merasa seolah-olah ia ikut berada di dalam cerita itu. Ia membayangkan membantu orang sakit dan membuat banyak orang tersenyum. Ia juga membayangkan memakai jas dokter dan bekerja di rumah sakit. Dari situlah, Rani mulai memiliki mimpi yang besar. Ia menjadi lebih semangat untuk belajar setiap hari agar bisa meraih cita-citanya.
Cerita tidak hanya menghibur, tetapi juga mengajarkan banyak hal. Dari cerita, kita belajar untuk jujur, saling menolong, dan tidak mudah menyerah. Kita juga belajar bahwa setiap perbuatan baik akan membawa kebahagiaan. Dalam cerita yang dibaca Rani, tokohnya selalu membantu orang lain walaupun sedang kesulitan. Ia tetap sabar dan tidak marah kepada siapa pun. Hal itu membuat Rani ingin meniru sikap baik tersebut dalam kehidupan sehari-hari.
Setiap anak pasti memiliki mimpi. Mimpi adalah cita-cita yang ingin kita capai di masa depan. Cerita membantu kita untuk berani bermimpi dan percaya pada diri sendiri. Dalam banyak cerita, tokoh utama tidak langsung berhasil mencapai tujuannya. Mereka harus menghadapi berbagai kesulitan sebelum akhirnya berhasil. Dari situlah kita belajar pentingnya semangat, usaha, dan kerja keras.
Rani pun mulai rajin belajar setiap hari. Ia mengerjakan tugas dengan sungguh-sungguh dan tidak mudah menyerah. Ia juga mulai membaca lebih banyak buku cerita yang menarik. Dari buku-buku itu, ia mendapatkan banyak pelajaran baru. Ia semakin yakin dengan mimpinya untuk menjadi dokter di masa depan. Ia percaya bahwa usaha dan doa akan membantunya meraih cita-cita tersebut.
Anak-anak memiliki imajinasi yang sangat luas. Kita bisa membayangkan hal-hal yang luar biasa, seperti terbang ke langit atau menjelajahi hutan. Dengan membaca cerita, imajinasi kita menjadi semakin berkembang. Kita bisa membayangkan tempat-tempat baru dan kejadian-kejadian menarik. Hal ini membuat kita menjadi lebih kreatif dalam berpikir. Kita juga bisa membuat cerita sendiri dari imajinasi yang kita miliki.
Rani mulai menulis cerita sederhana di buku tulisnya. Ia menuliskan cerita tentang anak yang suka menolong orang lain. Ia juga menggambar tokoh-tokoh dalam ceritanya dengan penuh semangat. Kegiatan itu membuatnya merasa senang dan bangga pada dirinya sendiri. Ia menjadi lebih percaya diri dengan kemampuannya. Ia juga semakin menyukai dunia cerita dan membaca buku.
Membaca cerita tidak hanya menyenangkan, tetapi juga membuat kita lebih pintar. Kita akan mengenal banyak kata baru dan memahami berbagai hal. Kita juga belajar bagaimana berbicara dan menulis dengan baik. Selain itu, membaca membantu kita memahami perasaan orang lain. Hal ini membuat kita menjadi anak yang lebih bijaksana. Kita juga menjadi lebih peduli terhadap teman dan lingkungan sekitar.
Sastra atau cerita adalah sahabat yang baik bagi kita. Cerita bisa menemani kita kapan saja dan di mana saja. Saat kita sedih, cerita bisa menghibur hati kita. Saat kita lelah, cerita bisa memberi semangat baru. Melalui cerita, kita belajar tentang kehidupan dan kebaikan. Cerita juga membantu kita meraih mimpi dan masa depan yang cerah.
*) Mahasiswa Prodi Pendidikan bahasa Indonesia, Universitas Muhammadiyah Malang
Simak berita terbaru dan kabar terbaru melalui Google News harianjatim.com dan Saluran WhatsApp. Ikuti terus updatetopik ini dan notifikasi penting di Aplikasi Harianjatim.com.


