Membantu Anak Menemukan Pintu Ajaib Lewat Buku Cerita

  • Bagikan
fito: https://pin.it/1TSJFv90N

|| Penulis : Faidlal Mubarak*

Pernahkah kamu merasa waktu dua jam di TikTok berlalu sekejap seperti dua menit, tetapi membaca buku selama dua menit terasa seperti dua jam? Tenang, itu bukan karena kita malas. Otak kita hanya terlalu terbiasa dengan “hiburan instan” yang datang silih berganti. Pertanyaannya bukan lagi, “Mengapa anak-anak tidak suka membaca?”, melainkan, “Kapan kita mulai membiarkan layar ponsel mengambil alih imajinasi mereka?” Padahal, jauh di balik tumpukan kertas yang sering dianggap membosankan itu, ada sebuah pintu ajaib yang sedang menunggu untuk diketuk.

Di era digital ini, memperkenalkan buku kepada anak-anak mirip seperti menawarkan sayuran kepada mereka yang sudah terbiasa makan permen. Bukan karena sayurnya tidak enak, tetapi karena lidah yang sudah kecanduan rasa manis instan membutuhkan waktu untuk belajar menikmati rasa yang lebih “kaya”. Dunia anak-anak perlahan menyempit di dalam layar kecil, padahal buku menawarkan pengalaman yang tidak akan pernah bisa diberikan oleh gawai mana pun. Buku bukan sekadar tumpukan kertas; buku adalah petualangan yang nyata.

Tugas kita, baik sebagai kakak, orang tua, maupun teman, adalah membantu mereka menemukan kunci pintu itu. Ingat, kunci ini tidak akan bisa ditemukan lewat ceramah panjang atau paksaan. Anak-anak memiliki “detektor kebosanan” yang sangat tajam; mereka akan langsung menutup diri jika merasa sedang digurui. Cara terbaik untuk mengajak mereka adalah dengan menjadi pencerita yang menyenangkan. Jangan ragu menggunakan suara-suara lucu atau ekspresi wajah yang hidup. Buatlah mereka percaya bahwa dunia di balik sampul buku jauh lebih seru daripada video pendek berdurasi 15 detik. Pintu imajinasi tidak akan terbuka dengan paksaan, melainkan dengan sebuah undangan yang hangat.

Ketika anak-anak mulai melangkah masuk ke dalam cerita, keajaiban pun terjadi. Lewat kata-kata sederhana, mereka belajar “menjadi” orang lain. Mereka bisa merasakan betapa besarnya tetesan hujan bagi seekor semut atau bagaimana rasanya menjadi tokoh yang sedang kesepian. Di sinilah empati tumbuh secara alami. Jika mereka tiba-tiba bertanya, “Kak, kenapa Kancilnya tidak pesan ojek online saja supaya tidak capek lari?”, jangan dianggap remeh. Itu adalah bukti bahwa pintu imajinasi mereka sudah terbuka lebar. Mereka sedang membangun dunianya sendiri di dalam cerita tersebut.

Lebih dari sekadar hiburan, buku adalah “ruang aman” bagi anak untuk berkenalan dengan rasa takut, kesepian, atau kegagalan dalam wujud yang bisa mereka pahami, seperti naga yang menyemburkan api atau penyihir jahat. Saat kita membantu mereka menghadapi “monster” di dalam buku, kita sebenarnya sedang melatih keberanian mereka untuk menghadapi dunia nyata. Cerita bukanlah pelarian dari kenyataan, melainkan latihan untuk menghadapinya dengan lebih tangguh.

Membantu anak mencintai buku memang membutuhkan kesabaran ekstra untuk menjawab pertanyaan yang tiada habisnya. Namun, di situlah nilai sesungguhnya. Masa kecil yang bermakna tidak diukur dari seberapa canggih gawai yang dimiliki, tetapi dari seberapa banyak “pintu ajaib” yang pernah mereka masuki. Setiap cerita yang kita bacakan adalah investasi jangka panjang untuk membentuk imajinasi, empati, dan keberanian mereka. Dunia ini sudah cukup keras; mari kita beri anak-anak “sayap” melalui cerita agar mereka bisa terbang tinggi dan kembali sebagai manusia yang memiliki hati.


||* Prodi Pendidikan Bahasa Indonesia Universitas Muhammadiyah Malang


DAFTAR PUSTAKA

Nodelman, P. (2008). The Hidden Adult: Defining Children’s Literature. Johns Hopkins University Press.
Nurgiyantoro, B. (2013). Sastra Anak: Pengantar Pemahaman Dunia Anak. Gadjah Mada University Press.
Sarumpaet, R. K. T. (2010). Pedoman Penelitian Sastra Anak. Yayasan Pustaka Obor Indonesia.
Suyanto, S. (2005). Dasar-Dasar Pendidikan Anak Usia Dini. Hikayat Publishing.
Trelease, J. (2013). The Read-Aloud Handbook (7th ed.). Penguin Books.


Simak berita terbaru dan kabar terbaru melalui Google News harianjatim.com dan Saluran WhatsApp. Ikuti terus updatetopik ini dan notifikasi penting di Aplikasi Harianjatim.com.

Download sekarang!

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

banner 728x90
Verified by MonsterInsights
Start growing your traffic with our automated ad infrastructure.