Belanja Pegawai Naik, Pemkab Sumenep Jaga Ruang Pembangunan dan Nasib PPPK

  • Bagikan
Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo saat menggunakan peci. (Foto: Sumenepkab/harianjatim)

Reporter: harianjatim

Sumenep-harianjatim.com. Pemerintah Kabupaten Sumenep menghadapi tantangan fiskal setelah porsi belanja pegawai meningkat hingga sekitar 37 persen dari total Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD). Kenaikan itu terjadi seiring masuknya gaji Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) ke dalam struktur belanja daerah.

Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo mengatakan, kondisi tersebut membuat pemerintah daerah perlu memperkuat Pendapatan Asli Daerah (PAD) agar ruang fiskal tetap terjaga dan pembangunan daerah dapat berjalan berkelanjutan.

“Secara aturan, belanja pegawai sebenarnya bisa berada di bawah 30 persen jika gaji PPPK tidak dimasukkan. Namun sekarang PPPK menjadi tanggungan daerah sehingga naik menjadi sekitar 37 persen, ditambah belanja BLUD,” ujar Fauzi saat memimpin apel gabungan ASN di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sumenep.

Menurut Fauzi, meningkatnya beban belanja pegawai menjadi tantangan tersendiri bagi daerah karena dapat memengaruhi kemampuan pemerintah dalam membiayai program pembangunan dan pelayanan publik.

Karena itu, ia meminta seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) lebih aktif menggali potensi pendapatan daerah, mulai dari sektor pajak, retribusi, hingga optimalisasi aset milik pemerintah daerah.

“Peningkatan PAD menjadi langkah yang paling memungkinkan agar APBD tetap sehat tanpa mengurangi pelayanan kepada masyarakat maupun program strategis daerah,” katanya.

Di tengah tekanan fiskal tersebut, Pemerintah Kabupaten Sumenep memastikan tidak akan merumahkan PPPK. Meski demikian, evaluasi terhadap kinerja aparatur tetap akan dilakukan.

“Tidak ada rencana merumahkan PPPK. Tetapi kinerja tetap harus maksimal. Evaluasi berlaku bagi seluruh aparatur,” ujar Fauzi.

Saat ini, Pemerintah Kabupaten Sumenep dihadapkan pada upaya menjaga keseimbangan antara tingginya belanja pegawai dan kebutuhan pembangunan daerah. Dalam situasi tersebut, peningkatan PAD dinilai menjadi salah satu penopang penting untuk menjaga stabilitas APBD di tengah meningkatnya beban anggaran.


Simak berita terbaru dan kabar terbaru melalui Google News harianjatim.com dan Saluran WhatsApp. Ikuti terus update topik ini dan notifikasi penting di Aplikasi Harianjatim.com.

Download sekarang!

(red)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

banner 728x90
Verified by MonsterInsights
Lexonads | free ad network | automated website traffic.