Reporter: harianjatim
Sumenep-harianjatim.com. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep, Jawa Timur, terus mendorong penguatan ekonomi kerakyatan sebagai bagian dari strategi peningkatan kualitas pembangunan daerah dan perluasan lapangan kerja.
Kepala Bappeda Sumenep Arif Firmanto mengatakan, kebijakan tersebut diarahkan untuk memperkuat fondasi ekonomi daerah sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
“Kami percaya kebijakan yang telah ditetapkan ini dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat Sumenep,” kata Arif.
Ia menyebutkan, Pemkab Sumenep memiliki sejumlah sektor unggulan yang menjadi fokus pengembangan, yakni pertanian, perikanan, perdagangan, dan pariwisata. Keempat sektor itu dinilai menjadi penopang utama ekonomi masyarakat.
Menurut dia, sebagian besar warga Sumenep menggantungkan aktivitas ekonomi pada sektor-sektor tersebut sehingga membutuhkan penguatan melalui kebijakan yang tepat sasaran.
“Hal ini perlu kita dukung dengan kebijakan yang dapat menguatkan perekonomian masyarakat,” ujarnya.
Selain penguatan sektor ekonomi, Pemkab juga memperluas kesempatan kerja melalui pengembangan usaha mikro berbasis masyarakat dan program padat karya.
Arif menegaskan, langkah tersebut diharapkan mampu membuka ruang kerja baru sekaligus memperkuat kemandirian ekonomi masyarakat.
“Kami juga mendukung penguatan usaha mikro berbasis masyarakat. Langkah ini termasuk program padat karya yang akan menambah kesempatan kerja,” katanya.
Ia menambahkan, kebijakan tersebut ditujukan untuk menjaga stabilitas perekonomian daerah di tengah dinamika yang terus berkembang.
“Kami berharap masyarakat dapat bersinergi dengan setiap kebijakan yang telah ditetapkan oleh pemerintah,” ujarnya.
Simak berita terbaru dan kabar terbaru melalui Google News harianjatim.com. Ikuti terus update topik ini dan notifikasi penting di Aplikasi Harianjatim.com.
(red)


